
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Riau putaran kedua 27 November mendatang bakal dilaksanakan. Untuk itu, Pejabat Sementara Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan mengingatkan Komisi Pemilihan Umum untuk dapat jujur dan adil (jurdil).
"Seluruh anggota KPU untuk bekerja dengan sebaik mungkin sesuai aturan dan tupoksi masing-masing, serta jangan ada yang disembunyikan. Bersikaplah dengan jujur dan adil dengan mengedepankan langsung, umum, bebas dan rahasia," kata Djohermansyah di Pekanbaru, Senin siang (25/11/2013).
Pejabat Sementara Gubernur Riau ini sebelumnya juga telah meninjau persiapan pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah kabupaten/kota di Riau. Terakhir pada Minggu (24/11/2013), dengan didampingi Ketua KPU Riau, Tengku Edi Sabli, melakukan peninjauan kesiapan Pilkada Riau putaran kedua di Kabupaten Kampar.
Kunjungan tersebut untuk memastikan keadaan dan sejauh mana persiapan KPU Kampar, baik dalam sosialisasi kepada mayarakat maupun menyaluran logistik ke daerah-daerah yang terisolir untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur putaran kedua periode 2013-2018.
Pada Pilkada Riau putaran kedua 27 November mendatang, KPU telah menetapkan ada dua pasang calon yang bakal maju. Untuk nomor urut 1 yakni pasangan Herman Abdullah dan Agus Widayat, sedangkan pasangan kedua yakni Annas Ma'amun dan Arsyadjuliandi Rachman.
Djohermansyah mengatakan, KPU sangat berperan untuk mendukung kesuksesan jalannya PIlkada Riau putaran kedua. "Sangat diharapkan putaran kedua ini lebih baik dari yang pertama lalu. Hal itu karena semua pihak terkait sudah berpengalaman diputaran pertama," katanya.
Dengan demikian, kata dia, apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan diputaran pertama harusnya bisa ditutup pada putaran kedua mendatang.(fzr/ant)