TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hili, Riau hinnga berita ini diturunkan masih melakukan penyidikan terhadap siapa Orang Tak dikenal (OTK) yang melakukan penembakan yang mengakibatkan M Haris (49) seorang Petani di Desa Pancur Kecamatan Keritang, tewas pada Minggu malam (1/6/2014).

"Kita masih belum bisa meraba-raba siapa tersangka dalam kasus ini, namun saat ini seluruh saksi telah kami panggil untuk dimintai keterangan,'' ujar Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kasub Sektor Sencalang, IPDA Busmir Efendi kepada GoRiau.com melalui telepon selulernya.

Selanjutnya ia mengatakan dugaan sementara berdasarkan informasi yang didapat dari Istri korban yaitu Desi, pembunuhan dipicu masalah lahan kebun."Informasi yang kita dapat dari istri korban, ternyata korban bersama beberapa orang lainnya telah menggarap sebuah lahan perkebunan secara bersama-sama, kemungkinan pembagian lahan ini pemicunya," kata Busmir.

Salah satu yang ganjal dalam masalah ini dikatakannya adalah soal lokasi penembakan terjadi, karena sangat mengherankan sang pembunuh bisa mengetahui jalan yang akan dilewati korban.

''Yang kita heran, eksekutor kok bisa memastikan jika korban akan melewati jalan itu pada malam kejadian, karena awalnyakan korban berada di rumahnya,'' sebutnya.

Dari para saksi sendiri dikatakan Busmir tidak ada satupun yang melihat dari arah mana sang pembunuh menembakan peluru yang mengenai dada sebelah kiri korban tersebut sehingga menewaskannya.

''Para saksi hanya mendengar suara tembakan, namun tidak ada yang melihat pelakunya, namun kita tetap terus melakukan penyidikan untuk pengembangan kasus ini,'' ujar Busmir. (ayu)