PEKANBARU - Kehadiran dua orang Sales Promotion Girl (SPG) dari salah satu perusahaan Finance yang membiayai produk mobil Suzuki, membuat peserta Rapat Koordinasi (Rakor) antar lembaga Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pekanbaru merasa aneh dan bertanda tanya.

Pasalnya kehadiran para SPG yang bertindak sebagai penerima tamu register sebelum masuk ke ruangan acara dinilai tidak sesuai dengan format acara resmi yang dilaksanakan pemerintah dengan menggunakan anggaran daearah pada hari Kamis (19/11/2015).

Rasa heran para peserta bertambah saat peserta tidak menerima bahan-bahan materi acara layaknya pada seminar-seminar pada umumnya. Malahan peserta hanya disuguhkan selembar print out iklan finance untuk produk mobil Suzuki.

Pesertapun tambah bingung hanya dapat melihat promo 'Paket Kemilau Suzuki' saat para narasumber berbicara di acara tersebut. Alhasil pemaparan nara sumber malah tidak dihiraukan oleh peserta. "Apa ini, kok malah browsur jualan, memang yang dibahas ini ya,"tanya Syahrul, seorang peserta kepada peserta lainnya sambil menunjukkan browsur tersebut.

"Biasalah, mungkin orang itu nebeng promosi,"timpal peserta lain di ruang aula serba guna kantor Kesbangpol Kota Pekanbaru tempat acara diselenggarakan.

Acara seminar Rapat Koordinasi (Rakor) antar lembaga itu menghadirkan ratusan peserta dari unsur LSM, Ormas, Paguyuban, Mahasiswa dan Pers. Mereka disuguhi pemaparan wawasan kebangsaan dari nara sumber seperti Kasrem Wirabima 031 Kolonel Czi Inyoman Parwata, Anggota DPRD Pekanbaru Novrizal dan Kaban Kesbangpol Pekanbaru Agus Pramono.

Sementara itu Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dan Ketua Panitia Acara Yusri, mengaku tidak tau dengan masalah tesebut. Menurutnya memang tidak diperbolehkan prmosi diacara resmi tersebut.

"Saya hanya tahu soal acara yang di dalam aula, kalau soal yang diluar saya tidak tahu," jawabnya.

Sementara itu Kaban Kesbangpol Pekanbaru Agus Pramono mengakui dirinya memang mengundang para pelaku usaha dalam acara tersebut. Tapi menurutnya, pelaku usaha itu diundang sebagai peserta bukan sebagai penunggu dan register tamu.*** Â