
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sebanyak 27 orang guru dan orang tua murid dari Persatuan Ibu Bapa/Guru Sekolah Kebangsaan Kesang Tua Jasin, Melaka Melaysia melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus untuk mengetahui lebih banyak mengenai adat dan budaya Melayu ke Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau), di kantor Yayasan Tenas Effendy, Jalan Pasir Putih, Kampar.
Kehadiran rombongan yang dipimpin Kepala Sekolah Kebangsaan Kesang Tua Jasin, Melaka Rosli Karim dan dipandu Kepala Bidang Penataan dan Penaataan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau Akhirunas ini diterima oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau H Tenas Effendy, Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Drs. H. Auni M Noor, M.Si, Ketua Bidang Hubungan Kerjasama Antarlembaga dan Pemerintahan Dr. Junaidi, dan anggota Bidang Humas Zul Azhar, S.Pi.
Pada pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut para guru dan orang tua murid mengajukan berbagai pertanyaan berkaitan dengan adat, budaya, dan identitas Melayu kepada Ketua Umum MKA LAM Riau H Tenas Effendy.
Kepala Sekolah Kebangsaan Kesang Tua Jasin, Melaka Rosli Karim mengatakan sangat berkesan dengan studi bandingnya ke Provinsi Riau ini termasuk saat bersilaturahmi dengan para Pengurus LAM Riau.
Menurut Rosli, pihaknya melakukan studi banding ke Provinsi Riau antara lain meninjau sekolah dasar di Pekanbaru yang mendapat penghargaan Adiwiyata (berwawasan lingkungan) yaitu SD Negeri 005, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru.
''Kami sangat berkesan saat mengunjungi sekolah ini karena kami mendapat pembelajaran dari sekolah ini bagaimana membangun potensi murid sehingga peduli lingkungan," kata Rosli.
Rosli mengatakan pihaknya berencana akan melakukan kunjungan selanjutnya ke Riau dengan membawa para murid di sekolahnya sehingga para murid bisa berbagi pengalaman dengan murid di sekolah ini. (rls)