
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Petinggi Universitas Islam Kuantan Singingi menyambangi markas PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Â Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Selasa (13/1). Maksud kedatangan mereka ingin mengetahui lebih dalam mengenai salah satu perusahaan kertas besar di Asia itu.
Setibanya di lokasi, mereka langsung disambut oleh RTC and Corporate Visit Coordinator, Salomo Sitohang beserta tim Departemen Corporate Development dan SHR Kampar dan Kuansing, Edi Yusuf.
Sebelum melakukan diskusi, rombongan yang terdiri dari Kepala Dinas Kehutanan Kuansing, Agus Mandar, Asisten II Ekbang dan Kesra, Indra Suandy, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Kuantan Singingi, Zulfan Saham, Rektor UNIKS Liusman Saleh, Wakil Rektor III UNIKS Afrizon Zahit dan Kepala Biro Akademik Irwan itu pun diajak berkeliling melihat-lihat kawasan PT RAPP diantaranya RGE Technolgy Centre, dan Kerinci Central Nursery. Mereka pun tampak antusias dan serius memperhatikan penjelasan dari host (pemandu) PT RAPP.
''Untuk pertumbuhan benih ini, mana yang lebih cepat pertumbuhannya vegetatif atau generatif?'' tanya Kepala Dinas Kehutanan Kuansing, Agusmandar.
Sang 'tour guide' pun menjawab dengan sigap. "Yang vegetatif pak lebih cepat," ungkapnya. Sebab, dengan cara vegetatif, jumlah tanaman juga bisa lebih banyak dihasilkan nantinya.
Perjalanan pun dilanjutkan menuju kebun benih dan housing routing (nursery). Sekira sudah dua jam berkeliling, rombongan pun diajak menuju Hotel Unigraha untuk melanjutkan acara makan siang dan diskusi bersama.
SHR Manager PT RAPP, wilayah Kampar dan Kuansing, Edi Yusuf, menyambut baik keinginan UNIKS untuk mengenal lebih dalam mengenai perusahaan PT RAPP mulai dari proses pembenihan hingga produksi bahkan kontribusi perusahaan ke masyarakat sekitar.
''Fasilitas seperti technology centre ini dibangun hanya oleh RAPP satu-satunya di perusahaan pulp dan paper yang ada di Indonesia. Ini dibangun untuk melindungi keselamatan para pengunjung yang ingin berkunjung ke RAPP dan melihat proses yang terjadi,'' ujar Edi.
Edi pun menyatakan PT RAPP siap melakukan kerja sama ke depan di berbagai bidang bersama UNIKS untuk saling memberikan manfaat.
''Kita siap melakukan kerja sama ke depan. Kami juga berharap UNIKS bisa membantu sosialisasi mengenai penjelasan ke RAPP seperti apa. Kita juga mengundang mahasiswa UNIKS untuk bisa membantu membuka wawasan mereka. Kami sangat membuka kesempatan untuk mengenal PT RAPP. Kami juga berharap ada kritikan agar PT RAPP bisa menjadi lebih baik lagi,'' ungkapnya.
Edi menambahkan, PT RAPP juga siap membantu tenaga kerja pendidik bagi UNIKS untuk menyiapkan tenaga kerja yang bisa diserap oleh industri.
''Kami juga siap membantu untuk tenaga kerja pendidik untuk di Kuansing. Perusahaan RAPP itu industri besar berskala internasional. Jadi tenaga kita siap untuk memberikan kuliah umum bagaimana praktek dilapangan. Kita siap untuk memberikan materi seputar Mill Dan Forestry. Kita akan turunkan tim dan motivator belajar,'' tuturnya.
Sementara itu Rektor UNIKS, Liusman Saleh, mengungkapkan kebanggaannya bisa mengetahui seluk beluk PT RAPP mulai dari proses pra produksi sampai pasca produksi.
''Dari pihak universitas, kami merasa bangga bisa melihat PT RAPP mulai dari awal sampai akhir mengenai produksi kertas,'' ujar Liusman.
Dia pun antusias menerima saran dari PT RAPP agar UNIKS bisa lebih spesifik membuka jurusan agar kelak lulusannya bisa diserap di dunia kerja.
''Untuk jurusan teknik mesin dan kelapa sawit sebetulnya sudah didukung oleh masyarakat Kuansing. Mohon bantuan RAPP untuk tenaga pendidik kalau kami akan ajukan pembukaan prodi itu,'' tutupnya. (rls)