PEKANBARU - Setiap 28 Oktober, pemuda diseluruh Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Para pemuda menyatukan tekadnya demi Indonesia dalam sebuah momentum yang dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, untuk satu tujuan, yakni kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan semangat pemuda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengadakan Karnaval Kebudayaan, Hari Sabtu, 19 Oktober 2019 di Jalan Gajahmada, Kota Pekanbaru. Hal ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie kepada GoRiau.com.

"Maksud dan tujuan kegiatan ini, untuk memotivasi generasi milenial dalam mempertahankan dan mengembangkan seni budaya Riau. Untuk melestarikan budaya Riau, memberi kesempatan kabupaten dan kota di Riau berperan aktif," kata Ahmad Syah, Kamis (17/10/2019).

Dengan adanya Karnaval Kebudayaan Provinsi Riau 2019, sambung Ahmad Syah, mampu menjaga persatuan dan kesatuan, serta motivasi semangat berbudaya dikalangan generasi penerus bangsa untuk menjaga perdamaian di Bumi Lancang Kuning.

"Pada acara ini, akan ditampil pawai mobil hias, yang berakar pada kearifan lokal budaya melayu Riau. Materi atau tema arak-arakan karnaval kebudayaan kali ini, merangkai budaya dalam bingkai NKRI, bersatu kita maju," ungkapnya.

Acara Karnaval Kebudayaan Provinsi Riau 2019, dimulai pukul 07.30 WIB. Rute pawai mobil hias dimulai dari Jalan Gajahmada, masuk Jalan Diponegoro, lalu masuk ke Jalan Kartini, dilanjutkan ke Jalan Sudirman, selanjutnya ke Jalan Sumatera, dan berakhir di Jalan Gajahmada.

"Sumpah Pemuda dimaknai sebagai momentum bersatunya para pemuda, yang kemudian bergerak bersama dan berjuang menuju Indonesia merdeka," jelas Ahmad Syah.

Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, yaitu pada 1959, tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. ***