UJUNGBATU, GORIAU.COM - Kehidupan yang susah bukanlah penghalang bagi seseorang untuk maju. Kesulitan demi kesulitan dalam hidup juga bisa menjadi ''pembakar'' semangat agar mampu berkompetisi dalam ajang yang paling sulit, yakni mempertahankan hidup dan memetik keberhasilan.

Hal ini pula yang dialami oleh Mayor Akhyar Marpaung. Pria 36 tahun asal Ujungbatu, Rokan Hulu, Riau ini kini menjadi perwira di korp pasukan elit, Marinir TNI Angkatan Laut RI.

Dalam perbincangan dengan GoRiau.com, Senin (22/6/2015), Mayor Akhyar Marpaung menceritakan bahwa dirinya bukanlah berasal dari keluarga berkecukupan. Pria kelahiran Ajamu, 30 November 1979 ini, dibesarkan dalam keluarga sederhana di Ujungbatu. Dia menamatkan sekolah di SD 1 Ujungbatu, SMP 1 Ujungbatu dan SMA 1 Ujungbatu.

Selama di Ujungbatu sejak 1984, keluarganya hidup sederhana. Karena itu, agar bisa sekolah, dirinya harus ikut membantu usaha orang tuannya beternak itik. ''Setiap hari, saya mencari keong dan ampas ikan teri untuk makanan itik yang dipelihara orang tua saya. Mencarinya di Pasar Ujungbatu, dengan hasil ternak itik ini, akhirnya orang tua saya bisa menyekolahkan saya hingga tamat SMA 1 Ujungbatu,'' cerita Akhyar.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/22062015/mar2jpg-2582.jpgMayor Akhyar Marpaung''Bagi saya, Ujungbatu adalah kampung halaman saya. Di sini saya dibesarkan dan menamatkan sekolah,'' ujarnya.

Meski dirinya hidup sederhana, ternyata Akhyar menamatkan SMA dengan predikat lulusan terbaik se-Kabupaten Kampar (sebelum berdirinya Kabupaten Rokan Hulu). Bermodalkan ijazah sebagai lulusan terbaik tingkat kabupaten itulah, akhirnya Akhyar bisa diterima sebagai Taruna di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri).

Empat tahun di Akabri, Akhyar akhirnya menamatkan pendidikan Taruna dan dilantik oleh Presiden Megawati Soekarno Putri di Istana Kepresidenan dengan pangkat Letnan Dua. Bebebrapa tugas negara pun mulai diembannya seperti Operasi Pemulihan Keamanan Nangroe Aceh Darussalam tahun 2004, Operasi Tanggap Darurat Aceh tahun 2005, Satgas Pamtas Ambalat III Kaltim tahun 2006, Satgas Pulau Terluar Biak, Papua tahun 2009.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/22062015/mar3jpg-2581.jpgMayor Akhyar Marpaung bersama keluarga.Lalu Mayor (Marinir) M Akhyar Marpaung juga dipercaya berdinas di satuan Korp Marinir sebagai Komandan Peleton di Surabaya, Wakil Komandan Kompi di Surabaya, Komandan Kompi di Surabaya, Komandan Kompi di Belawan, Medan, Perwira Staf Operasi di Padang hingga Perwira Staf Administrasi di Jakarta sampai sekarang.

''Bagi saya, hidup adalah perjuangan. Perjuangan yang selalu harus disertai dengan do'a. Tidak ada yang perlu kita sombongkan di dunia ini, karena hidup hanya sementara. Selalu berbuat baik kepada sesama itulah yang utama. Jangan pernah merasa dirimu tak cukup baik, karena bagi seseorang, kamu adalah yang terbaik,'' ungkapnya.

Saat ini suami dari Monalisa ini dikarunia seorang putra, bernama Marvel dan sudah 12 tahun berdinas di Korp Marinir, yang merupakan satuan elit dari TNI AL. (dnl)