
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau resmi mengumumkan daftar 36 nama calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi untuk tahun 2026. Para putra-putri terpilih ini merupakan hasil penyaringan ketat dari seluruh kabupaten dan kota di Bumi Lancang Kuning, Kamis (25/6/2026).
Pengumuman ini merujuk pada Surat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Nomor 47/PE.00.04/06/2026/D4.03 tentang Pemberitahuan Hasil Verifikasi Calon Paskibraka. Seluruh peserta yang lolos telah melalui serangkaian verifikasi nasional untuk memastikan kesesuaian persyaratan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan prinsip keterbukaan. Masyarakat bahkan bisa memantau langsung proses seleksi melalui sistem yang dikelola oleh pusat.
"Alhamdulillah, hasil seleksi calon Paskibraka Provinsi Riau Tahun 2026 sudah selesai verifikasinya. Seleksi Paskibraka ini dilakukan oleh tim Badan Pembinaan Ideologi Pancasila secara terbuka melalui aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP. Jadi semua pihak bisa melihatnya," kata Boby Rachmat.
Menurutnya, para peserta yang terpilih tidak hanya dinilai dari kemampuan fisik, tetapi juga aspek karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta integritas diri. Setelah pengumuman ini, mereka akan segera memasuki fase pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk memantapkan persiapan jelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Kesbangpol Riau berkoordinasi dalam memfasilitasi diklat anak-anak yang terpilih menjadi calon Paskibraka tingkat provinsi. Pendidikan dan latihan mereka dipusatkan di Kota Pekanbaru," jelasnya.
Boby menambahkan, masa diklat menjadi fase krusial guna membentuk kesiapan mental dan fisik para calon anggota. Selama masa pembinaan intensif nanti, peserta akan didampingi oleh pelatih dan instruktur profesional. Ia pun berpesan agar para siswa yang lolos menjaga kesehatan agar seluruh rangkaian kegiatan hingga hari pelaksanaan tugas berjalan sukses.
"Harapan kami semoga putra putri yang terpilih ini dapat menjaga kesehatannya. Sehingga, selama masa diklat hingga selesai pengibaran bisa berjalan lancar tanpa halangan," harapnya.
Bengkalis: Al Farisi Zamma, Rio Febrian, Yundelis Simanjuntak, Nadya Dwi Putri Andani.
Dumai: Vano Derio Ramadhanu, Gilbran Albani, Afika Angraini, Meliyanti.
Indragiri Hilir: Rinawal Zuqni Izzan.
Indragiri Hulu: Anugra Asha Alsyahri, Gisella Putri Ardiani, Rizka Maulida.
Kampar: Fadlan Al Fajar, Diba Ariyuda Akbar, Annisa Mutiara, Dzakirah Cahaya Basri.
Kepulauan Meranti: Abdurrahman Zahy, Ari Rizkiyanto.
Kuantan Singingi: M Alexandreano Ramadhan, Alya Oktafira Putri.
Pekanbaru: Arkananta Fatih Dinata, Raffa Omar Syatir, Raisa Dinda Agnia, Wafa Azka Lathifah.
Pelalawan: Mohammad Reyhaan Jibril Dusmahomed, Laura Sandra, Khoiratunisya.
Rokan Hilir: Muhammadnur Mustaqim Muafa, Bayusah Putra Nasution, Amira Ghaida Pitri Nasution, Putri Balqis.
Rokan Hulu: Bonansa Andreas Tindaon, Reni Anggraeni.
Siak: M Ribhi Albaihaqi, Putri Pratiwi, Keke Meisury.
***