PEKANBARU, GORIAU.COM - Mengingat realisasi APBD Riau Tahun 2014 hingga Oktober baru sebesar 34 persen, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepertinya akan sulit mengejar target yang disampaikan Kemendagri yakni realisasi di atas 80 persen.

Pasalnya, sejumlah kegiatan fisik banyak yang batal dilaksanakan, karena mengingat waktu yang tidak cukup lagi hingga akhir tahun. Terutama pada satker dengan anggaran yang besar seperti Dinas Cipta Karya, Dinas Bina Marga dan Dinas Peternakan dan Pertanian Provinsi Riau.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, berdasarkan laporan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, Pemprov Riau menargetkan 64,8 persen realisasi APBD hingga akhir tahun.

"Itu berdasarkan rapat dan laporan dari seluruh SKPD tadi (Senin, red). Hingga Oktober baru terserap 34 persen, jadi hingga akhir tahun kemungkinan bisa dikejar hingga 64 persen," kata Plt Gubernur Riau kepada GoRiau.com, Senin (3/11/2014).

Disebutkannya, 34 persen yang terserap tersebut jika dikalkulasikan baru sebesar Rp3 triliun. Masih ada 30 persen lagi yang akan diserap untuk mencapai target 64 persen tersebut.

Dengan kata lain, jika memang target Pemprov Riau hanya sebesar 64 persen serapan anggaran hingga akhir tahun, berarti anggaran yang mampu terserap dari APBD Riau Tahun 2014 Rp8,84 triliun yakni lebih kurang sebesar Rp5,6 triliun.

"Itu baru perkiraan, karena kita masih berharap dari SKPD lainnya untuk bisa menambah realisasi hingga akhir Desember 2014 ini," sambung Plt Gubernur Riau.***