TEMBILAHAN- Menanggapi pandangan umum fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait keterlambatan pembahasan APBD-P, Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan itu disebabkan oleh adanya rentan beberapa hal.

Tanggapan itu, disampaikan Bupati saat rapat Paripurna tanggapan Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi tentang RAPBD perubahan Tahun 2016, Rabu (2/11/2016) siang.

Baca Juga: Pembahasan APBD-P Inhil Molor 3 Bulan

''Diakui bahwa proses perubahan APBD yang dilakukan mengalami keterlambatan,'' sebut Bupati.

Baca Juga: Defisit Rp352 Miliar, Belanja Daerah Inhil pada KUA-PPAS Perubahan Direncanakan Rp2,3 Triliun

Hal ini, dijelaskannya disebabkan adanya rentetan beberapa hal, seperti terjadi pengurangan dana transfer pemerintah pusat ke daerah, perhitungan silpa yang tidak sesuai,  penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU), pemotongan dana akibat lebih salur, serta berbagai hal lainnya.

Baca Juga: Naik 8,72 Persen, APBD Inhil 2016 Sebesar Rp2,4 Triliun

''Hal itu yang mengakibatkan anggaran daerah harus dirasionalisasikan yang sangat menguras energi, waktu dan pemikiran bersama, agar kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan optimal sesuai dengan anggaran yang tersedia,'' tukas HM Wardan.adv#INHIL