PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mempercepat penyelesaian pendataan 40 ribu kepala keluarga yang bakal menerima bantuan sosial dampak pandemi Covid-19, sehingga keluarga yang berada dalam kondisi rentan miskin dapat memenuhi sebagian kebutuhan mereka menghadapi Ramadhan 2020.

"Rencana hari ini data tersebut akan disampaikan oleh camat yang bersangkutan sehingga penerima bantuan bisa tepat sasaran, sekaligus sebagai salah satu solusi dmapak dari pembatasan sosial berskala besar di daerah ini, " kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru Chairani kepada media di Pekanbaru, Selasa (21/4/2020).

Menurut dia, masyarakat miskin yang sudah terdata jumlahnya mencapai 15 ribu kepala keluarga (KK), sementara warga rentan miskin dan terdampak Covid-19 yang akan menerima bantuan sekitar 25 ribu KK sehingga keluarga yang bakal menerima bantuan mencapai 40 ribu KK.

Ia mengajak warga di kota ini, agar calon penerima bantuan dapat mengisi form yang sudah disediakan dengan benar, dengan kesadaran pribadi, hati nurani, dan berikan data yang benar, sebab kalau tidak tepat sasaran, sebaiknya jangan didata sebagai penerima.

"Untuk format yang harus diisi warga calon penerima bantuan sudah diedarkan dan ada beberapa kategori penerima seperti bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), positif COVID--19, Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang dalam karantina," katanya.

Selain itu, katanya menyebutkan, beberapa profesi yang bisa menerima dalam form itu adalah pelaku UKM dan koperasi, industri kecil, dan ustaz, ustazah, pendeta, biksu serta rohaniwan yang semuanya tidak bisa melakukan aktivitasnya karena penerapan PSBB.

Berikutnya, pekerja jasa transportasi baik konvensional dan online, buruh yang tidak memiliki pekerjaan, guru yang tak berpenghasilan, serta pekerja yang di PHK dan penyandang disabilitas di zona merah.

Para calon penerima merupakan kumpulan usulan dari semua Dinas, gharim masjid dan ustad dari bidang kesra, penjaga sekolah dari Disdik, ODP, PDP diskes, UKM Disperindag dan koperasi.

"Mudah-mudahan hari ini smeua data diperlukan sudah bisa diserahkan sehingga bantuan bisa segera dikucurkan, dan keluarga yang terdampak secara ekonomi bisa terbantu," katanya. ***