PEKANBARU, GORIAU.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman berharap, kepada seluruh pejabat eselon II untuk dapat mengikuti seleksi melalui assessment yang dilakukan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel). Namun apabila ada yang menolak, Plt Gubri tidak mempersoalkannya.

Penegasan itu disampaikan oleh Plt Gubri, jika memang ada pejabat yang tidak ingin ikut dalam tahapan seleksi pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Riau itu. Dia mengakui, hak seorang pejabat mundur dari seleksi tersebut.

"Itu kan hak mereka. Namun kita akan lihat apa yang menjadi masalahnya, sehingga pejabat itu mundur," terangnya.

Kendati demikian, Plt Gubri mengharapkan agar seluruh pejabat eselon dua dapat mengikuti tahapan seleksi ini. Karena assessment ini memang sudah aturan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekdaprov Riau, H Zaini Ismail. Menurutnya, tidak ada alasan bagi pejabat tingkat pratama yang tidak mengikuti assessment.

"Harus ikut assessment. Semua itu kan sudah ada aturannya. Dan kita sudah menyiapkan Tim Pansel untuk assessment itu," sebutnya.

Seperti diketahui, Pemprov Riau sudah mengumumkan lima nama Tim Pansel pejabat Pemprov Riau, yang dipimpin mantan Rektor Universitas Riau (UR) Prof DR Muchtar Achmad. Pemprov melalui BKPP juga sudah merilis syarat-syarat pendaftaran bagi pejabat yang ingin ikut seleksi.***