SELATPANJANG, GORIAU.COM - Meski merupakan pasar induk, Pasar Tanjung Harapan, Selat Panjang, Kepulauan Meranti ternyata tidak memiliki toilet umum. Akibatnya, jika ada yang ingin buang air terpaksa menumpang di rumah atau ruko penduduk. Kondisi ini sangat dikeluhkan pengunjung dan pedagang.
''Sudah pernah kita usulkan, tapi tak ada realisasi,'' ujar Ketua Asosiasi Pedagang Ikan dan Sayur Kepulauan Meranti, Harmunis Alfa di Pasar Tanjungharapan.
''Pedagang juga pernah mengusulkan untuk memakai satu los pasar untuk diubah menjadi toilet karena masih ada beberapa los pasar yang kebetulan masih kosong. Tapi tak juga ada ditanggapi,'' tambahnya.
Sebenarnya pasar ini memiliki toilet umum yang dibangun sekitar tahun 2004 lalu, namun kini kondisinya sudah tidak layak pakai lagi karena beberapa bagiannya sudah rubuh. Saat ini para pedagang maupun konsumen terpaksa harus menahan buang air di pasar tersebut.
Selain tidak memiliki toilet, pasar ini juga tidak memiliki pos satuan pengamanan/. Pos dan penjaga pasar ikan dan sayur ini merupakan pasar induk tempat berbelanja sebagian besar masyarakat Selatpanjang dan sekitarnya. Ramainya konsumen dan tingginya perputaran uang tentu menjadi kerawanan terhadap tindak kejahatan. (kpt)