
PEKANBARU - Bakal Calon Walikota Pekanbaru Dwi Agus Sumarno datang mengantarkan berkas pendaftaran ke Partai Nasdem Kota Pekanbaru menggunakan baju batik warna biru, Minggu (20/3/2016). Baju batik biru ini, kata Dwi, sengaja dibeli untuk datang kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Cipta Karya Provinsi Riau ini mengaku, sengaja kembali ke Pekanbaru untuk melakukan pendaftara, walau saat ini tengah melakukan tugas dinas di Jakarta.
"Saya antusias untuk daftar ke Nasdem. Karena misi partai yang sangat bagus, jiwa restorasi. Ini sesuai dengan diri saya yang terus membuat pembaharuan dengan inovasi yang baru," kata Dwi Agus didepan Ketua Nasdem Kota Pekanbaru Zulfan Hafiz didampingi Ketua Tim Penjaringan Extrinaldi.
Dwi Agus Sumarno berharap mendapatkan dukungan dari partai Nasdem yang memiliki tiga kursi di DPRD Kota Pekanbaru. Dengan demikian, tinggal mencari perahu tambahan untuk memuluskannya maju pada Pemilukada 2017-2022.
"Saya rasa tepat sekali memilih Nasdem, sebagai partai pembaharuan. Saya yakin dan percaya Nasdem memilih sesuai dengan kadar kemampuan calon dan bukan sekedar meramaikan saja pelaksanaan penjaringan ini," ujar Dwi lebih lanjut.
Meski demikian, kalau pun nanti tak terpilih, Dwi Agus mengaku tetap ingin bersama membesarkan Partai Nasdem sebagai partai restorasi.
"Bagi saya semuanya mereka partai yang menilai. Inikan garis tangan dan ketentuan yang ada di sini. Saya sangat bangga bisa mengembalikan sendiri berkas. Ini moment yang sangat mahal," sambungnya.
Zulfan Hafiz mengatakan, penjaringan yang dilakukan Partai Nasdem hari ini merupakan hari terakhir. Setidaknya ada 17 calon mengambil berkas formulir.
"Perlu kami sampaikan, Nasdem tidak meminta mahar untuk calon. Siapa yang akan dipilih, nanti akan sesuai dengan hasil survey. Jadi tidak ada istilah kader yang diusung, selagi surveynya tidak bagus," jelas Zulfan Hafiz.
Zulfan mengatakan, dari seluruh berkas yang masuk, nantinya akan ditentukan melalui rapat pleno besok malam untuk menetapkan tiga calon Walikota dan Wakil Walikota. Jumlah ini selanjutnya diserahkan ke DPW.
"DPW nanti akan ada tambahan dua calon, jadi ada lima masing-masing untuk diserahkan ke DPP memutuskan," timpal Ketua Tim Penjaringan, Extrinaldi.***