
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kebakaran hebat yang melanda SMA 3 Pekanbaru, Rabu (12/11/2014) mendapat perhatian banyak pihak. Pasalnya, jumlah lokal yang terbakar cukup banyak dan perlu diantisipasi agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi kepada GoRiau.com, Rabu (12/11/2014) pagi ini mengatakan, dirinya saat ini sedang turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kebakaran tersebut.
''Saya sedang menuju kesana. Tapi Kadis Pendidikan dan instansi terkait sudah di lokasi. Kita sudah terima laporan dan setelah meninjau langsung nanti serta mengidentifikasi peristiwa, Pemko akan segera melakukan langkah-langkah antisipasi agar proses belajar mengajar tidak terganggu,'' tambah Ayat Cahyadi.
Dikatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kebakaran yang melanda sarana pendidikan tersebut. Karena itu, Pemko sedang melakukan koordinasi agar proses belajar mengajar berjalan kembali.
''Kalau jumlah lokal yang terbakar banyak, kemungkinan untuk sementara kita akan cari gedung atau sekolah lain yang bisa digunakan sementara. Kita belum tahu seberapa besar dampak kebakaran tersebut,'' jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini dialami Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3, Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru, Riau, Rabu (12/11/2014). Peristiwa kebakaran terjadi subuh sekitar pukul 04.00 Wib itu menghangusnkan hampir seluruh bangunan sekolah.
Sedikitnya 40 lokal dikabarkan rata dengan tanah dan tidak bisa diselamatkan. Informasi yang dihimpun GoRiau.com dari warga mengatakan, kebakaran terjadi saat semua warga Pekanbaru terlelap tidur.
Sementara itu Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Hermanto yang dikonfirmasi GoRiau.com, Rabu (12/11/2014) pagi mengatakan, sedikitnya 10 mobil kebakaran dikerahkan ke lokasi.
''Kita kesulitan mengerahkan armada karena mobil kebakaran harus melewati Jembatan Siak II atau via Palas mengingat Jembatan Siak I tidak bisa dilewati karena terhalang portal,'' ujarnya.
Keterlambatan pengerahan armada ini, menyebabkan tim pemadam sedikit terlambat sampai di lokasi. ''Kita sudah berusaha sekuat tenaga. Dari data yang kita miliki, jumlah lokal yang terbakar diperkirakan sangat besar yakni sekitar 40 lokal,'' tambah Hermanto. ***