
PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru secara resmi meluncurkan Angkutan Kota (Angkot) bertenaga listrik, yang diberi nama Oplet Pekan, pada Kamis (5/12/2024). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi transportasi ramah lingkungan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso, mengungkapkan bahwa terdapat dua unit Oplet Listrik yang akan beroperasi selama masa percobaan dua bulan. Selama masa uji coba ini, masyarakat dapat menikmati layanan secara gratis.
“Selama masa percobaan dua bulan, kami tidak akan memungut biaya dari masyarakat. Ini merupakan kesempatan bagi warga Pekanbaru untuk mencoba transportasi listrik yang nyaman dan ramah lingkungan,” ujar Yuliarso.
Rute dan Jam Operasional
Yuliarso menjelaskan, dua Oplet Listrik ini akan melayani dua rute utama, yaitu:
1. Jalan Purwodadi hingga Rumah Potong Hewan (RPH) Purwodadi
2. Jalan Cipta Karya hingga Rumah Potong Hewan (RPH) Cipta Karya
“Kedua unit akan beroperasi di masing-masing rute tersebut, dengan jam operasional dari pukul 6 pagi hingga pukul 7 malam,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Kalista, yang telah menyumbangkan empat unit mobil listrik untuk mendukung program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Kalista atas kontribusinya dalam menyediakan kendaraan ini sebagai fasilitas umum bagi masyarakat Pekanbaru,” ucap Yuliarso.
Inovasi Transportasi Ramah Lingkungan
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat, menyatakan bahwa peluncuran Oplet Listrik ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam menghadapi tantangan inovasi transportasi yang efisien dan berkelanjutan.
“Tantangan yang kami hadapi saat ini adalah menciptakan inovasi di tengah masyarakat sambil memaksimalkan penggunaan energi secara efektif dan ramah lingkungan,” jelas Roni.
Ia berharap Oplet Listrik ini dapat menjadi langkah awal menuju transformasi sistem transportasi kota yang lebih modern dan hijau.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan alternatif transportasi bagi warga tetapi juga mendukung upaya pengurangan emisi karbon di Kota Pekanbaru. ***