KAMPAR - Misi pencarian selama tiga hari terhadap warga yang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026) pagi.
Identitas dan Kronologi Awal Korban
Berdasarkan data di lapangan, korban diidentifikasi bernama Rifky. Pemuda berstatus warga Kabupaten Kampar ini diketahui baru menginjak usia 22 tahun.
Sebelum diduga terjatuh ke aliran Sungai Kampar, Kecamatan Kuok, Rifky sempat terpantau berhenti di atas Jembatan Rantau Berangin. Menindaklanjuti informasi krusial tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menggelar operasi darurat.
Penyisiran Radius 6 Kilometer
Memasuki hari ketiga, Tim SAR Gabungan terlebih dahulu menggelar briefing untuk mengevaluasi pergerakan sebelumnya sekaligus mematangkan Rencana Operasi (Renops). Tim kemudian dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).
Para petugas menyisir sepanjang aliran Sungai Kampar dengan fokus radius hingga ±6 kilometer ke arah hilir. Tepat pukul 09.40 WIB, jasad Rifky ditemukan mengapung pada jarak sekitar 5,4 kilometer dari lokasi kejadian (LKP).
Jenazah langsung dievakuasi ke Puskesmas Kuok untuk penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersinergi dan bekerja maksimal dalam pelaksanaan operasi ini. Semoga dedikasi dan kerja sama yang terjalin menjadi wujud nyata pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat," ujar Budi Cahyadi. ***


