PEKANBARU – Peringatan HUT ke-80 TNI semakin semarak dengan digelarnya Open Turnamen Catur Panglima TNI, Jumat (26/9/2025). Bertempat di Aula Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, ajang ini diikuti 528 pecatur dari 10 provinsi di Pulau Sumatra, menjadikannya salah satu turnamen catur terbesar di kawasan ini.

Turnamen yang digelar bersama Pengurus Provinsi Percasi Riau mempertandingkan lima kategori, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga kategori umum putra dan putri. Format tersebut memberi ruang bagi pecatur muda maupun senior untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menimba pengalaman.

Ketua Percasi Riau, Hj Syafri Jaya, menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga wujud komitmen TNI bersama Percasi untuk melahirkan bibit-bibit pecatur andal di Riau. "Turnamen ini menjadi momentum penting agar catur Riau semakin berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional," ujarnya.

Syafri menambahkan, ke depan pihaknya akan lebih intensif menggandeng pemerintah daerah agar pembinaan atlet bisa berjalan berkelanjutan. Dukungan dari berbagai pihak diyakini dapat membawa atlet catur Riau menorehkan prestasi yang membanggakan.

Meski begitu, ia mengakui masih banyak yang perlu dievaluasi, terutama soal pentingnya memperbanyak kompetisi di tingkat pelajar. "Untuk melahirkan pecatur muda unggul, kita harus memperbanyak ajang sejak dini. Dari sanalah bibit terbaik akan lahir," pungkasnya.

Gelaran Open Turnamen Catur Panglima TNI ini juga menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antara TNI, masyarakat, dan dunia olahraga. ***