SIAK- Setelah mengikuti rangkaian kegiatan panjang di Kecamatan Minas, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi melanjutkan safari Ramadannya di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Rabu (14/6/2017) malam.

Ada hal yang menarik dari Safari Ramadan orang nomor satu di Negeri Istana itu ketika berada di masjid di Jalan Yos Sudarso. Begitu menuruni 21 anak tangga, posisi masjid di bawah tanah berbukit, selain terpampang spanduk ucapan selamat datang kepada Bupati Siak dan KH Tengku Zulkarnain, juga ada baliho Remaja Masjid Nurul Huda bersama Karang Taruna Kelurahan Minas Jaya.

Remaja masjid dan Karang Taruna itu mempersembahkan Muhasabah Cinta 2. Tujuannya agar generasi muda Cinta Islam. Ada 300 remaja yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Dan sebagai kenangan-kenangan, setiap peserta membubuhi tanda tangan pada kain putih, di tengahnya tertulis Generasi Cinta Islam yang terbentang di dinding pagar sebelah kanan pintu masuk masjid.

Muhasabah Cinta 2 ini, kata Yuniko Fajri, adalah bagian kedua yang mereka buat. Tahun sebelumnya juga dilaksanakan Muhasabah Cinta. Kegiatannya sama, yakni buka bersama, ada kabaret, dan tausiah Ramadan.

Sebetulnya, Muhasabah Cinta 2 ini dilaksanakan pada akhir pekan mendatang namun sehubungan dengan kedatangan Bupati Siak yang membawa KH Tengku Zulkarnain, sehingga kegiatan ini digabungkan saja sekalian.

"Dengan adanya kegiatan ini, remaja di Minas ini terhindar dari perbuatan yang merugikan diri. Tahun lalu anggota remaja masjid hanya 25 orang, sekarang sejak dilakukan sosialisasi dan regenerasi jumlahnya bertambah hingga menjadi 40 orang," beber Yuniko Fajri sebagai ketua panitia Muhasabah.

Prosesi Safari Ramadan dalam Muhasabah Cinta 2 itu, diawali lantunan ayat suci Al-quran dan dilanjutkan dengan kata sambutan Camat Minas, Hendra Adi Nugraha.

Kata Hendra, bahwa warga di Minas ini sangat kompak sehingga di sini adalah istilah, kalau pesta menikah tak di mengundang tak apa-apa, tapi kalau ada musibah semuanya datang.

"Ini pidato saya yang pertama karena sore tadi baru dilantik karenanya saya mohon dukungan semua pihak. Karena jabatan bisa menjadi malapetaka, makanya ketika ditunjuk sebagai camat saya mengucapkan Innalillahi. Sebaliknya, jika jabatan ini dilaksanakan sesuai amanah maka ini akan menjadi tambahan amal ibadah," ucap Hendra.

Usai menyerahakan santunan anak yatim dan bantuan masjid serta kartu KIS, Syamsuar menyampaikan kata elu-eluannya. "Hari ini di Minas, ada empat kegiatan saya di sini, mulai dari penijauan Posantren sampai pelantikan camat," kata Syamsuar.

Agar negeri ini mendapat rahmad dari Allah, sambung Syamsuar, maka jangan ditinggalkan Al-qur'an. Para hafiz di Siak dan berlomba-lombanya generasi muda cinta Al-quran, inilah nantinya yang melindungi Kabupaten Siak dari malapetaka.

Gerakan cinta Al-quran ini, ucap Syamsuar, tidak hanya dilakukan pemerintah saja namun hal ini juga dari masyarakat dengan kesadaran sendiri.

Pada kesempatan itu, Syamsuar berpesan, mari ramaikan masjid. Jangan karena kesibukan menyambut lebaran Idul Fitri, masjid jadi sepi. Kepada warga yang mudik, juga diminta untuk tetap pergi ke masjid di kampung masing-masing. Sebagai penutup kegiatan itu, tausiah dari KH Tengku Zulkarnain.***