
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM -Tagana Pelalawan masih terus secara rutin melakukan pemantauan dibeberapa wilayah yang dianggap sebagai penghasil titik api terbanyak. Upaya itu dilakukan pascabencana kabut asap yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Hasil pantauan yang telah dilakukan oleh Tagana Pelalawan langsung kelokasi dan laporan Tim menyatakan dibeberapa pusat titik api saat ini telah padam," kata Ardiyanto selaku Ketua Tagana Pelalawan, Minggu (8/9/2013).
Lebih jauh Ardiyanto mengatakan bahwa di beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan, saat ini telah dipantau oleh Tim Tagana Pelalawan.
"Sejumlah titik api yang terletak di Kecamatan Ukui, Langgam, Pangkalan Kerinci, Bunut, Teluk Meranti dan Kerumutan saat ini terlihat telah mati total di permukaan tanah akibat curah hujan yang agak tinggi beberapa hari ini," jelasnya.
Meskipun demikian, Ardiyanto menyatakan, tidak tertutup kemungkinan adanya api yang masih hidup, terutama di lahan bergambut, meskipun secara kasat mata diatas permukaan tidak terlihat adanya api lagi.
"Apakah permukaannya saja yang sudah mati atau namun dibawahnya masih hidup, kita belum dapat pastikan itu," ujarnya.
Oleh karena itu, sambung Ardiyanto, pihaknya meminta kepada masyarakat dan perusahaan perkebunan untuk tetap mewaspadai hal itu.
"Tapi Kami mengimbau supaya seluruh kalangan dapat tetap waspada dan harapan kami pihak perusahan supaya bisa turun kelapangan terutama di pinggiran areal perusahaan yang berhubungan langsung dengan perkebunan dan pemukiman masyarakat karna kita belum bisa pastikan apakah yang di lahan gambut benar benar mati atau masih ada sumber apinya," pungkasnya.(ilm)