SELATPANJANG - Meski sasana atau tempat berlatih para Atlet Tinju di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau sangat memprihatinkan, namun Atlet Tinju di Kota Sagu mampu menoreh atau meraih prestasi.

Dengan sasana yang hanya beralaskan tanah dan beratapkan Daun Rumbia yang sudah pada bocor, Atlet Tinju di kabupaten termuda di Provinsi Riau itu sudah meraih prestasi ditingkat daerah maupun tingkat nasional.

Sasana Tinju Alper yang beralamat di Jalan Perjuangan, Desa Alahair, Kecamatan Tebingtinggi ini berdiri di Kabupaten Kepulauan Meranti sejak tahun 2016 lalu dengan fasilitas apa adanya dan kondisi serba kekurangan tersebut tidak membuat surut semangat pelatih (Coach) Tinju Alper, Edi Supianto untuk menciptakan Atlet-atlet Tinju berprestasi dan profesional.

Bahkan, hanya dalam waktu terbilang singkat Edi Supianto berhasil menciptakan atlet yang berasil mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti dengan meraih mendali emas, perak maupun di iven-iven olahraga tingkat kabupaten, daerah, provinsi maupun nasional.

"Atlit Tinju kita sudah beberapa kali menorehkan prestasi di berbagai ajang bergengsi di Provinsi Riau bahkan di tingkat nasional termasuk pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IX di Kabupaten Kampar 2017 lalu. Atlet-atlet Tinju kita sudah menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan bergengsi," ungkap Edi baru-baru ini.

Dikatakannya, bahwa Pemda Kepulauan Meranti akan membangun sasana Tinju yang sangat memprihatinkan tersebut.

"Saat ini beginilah kondisi sasana Tinju kita yang ada, namun Insha Allah tahun ini kita akan memiliki sasana tinju baru. Tanahnya sudah kita hibahkan dan berdasarkan informasi sasana Tinju Alper akan dibangun tahun ini oleh pemerintah daerah dari dana poker yang di usulkan oleh DPRD dengan ukuran 10x16 meter," katanya.

Sementara itu, Bendahara Tinju AlPer Mahmud, menabahkan dan membenarkan akan adanya pembangunan sasana Tinju Alper tersebut.

"Insha Allah sesuai informasi terbaru pada tahun ini sasana Tinju Alper ini akan segera dibangun oleh pemkab pada triwulan pertama ini, kita tentunya berharap pembangunan sasana tinju dapat segera dilaksanakan, karena lebih cepat lebih baik apa lagi kita akan menghadapi Porprov di Kabupaten Kuansing pada 2021 mendatang," ujarnya.

Terpisah, Ketua Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) Kepulauan Meranti, Ardiansyah membenarkan kondisi sasana tinju di Kabupaten Kepulauan Meranti yang memprihatinkan tersebut.

"Namun demikian kita sudah usulkan kepada pemerintah daerah dan Insha Allah tahun ini akan segera dibangun," ungkapnya.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti itu juga menjelaskan bahwasanya rencana pembangunan sasana tinju tersebut pada tahun 2019 lalu namun karena ada kendala teknis akhirnya rencana pembangunan sasana tinju tersebut akan diundurkan tahun ini.

"Olahraga tinju merupakan salah satu cabang olahraga yang memerlukan anggaran sangat besar karena semua peralatan olahraga tinju itu harganya mahal seperti sarung tinju itu saja harga standarnya 2.500.000 perpasang begitu juga dengan harga sepatu yang di gunakan cukup mahal bisa mencapai jutaan rupiah," pungkasnya.***