SELATPANJANG, GORIAU.COM - RW (22) warga Dusun Demba Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti mengaku memang telah menusuk M Samsuddin (27) saat cek cok, Selasa (30/12/2014) dinihari usai nonton acara orgen tunggal di Desa Bantar. Namun menurut RW ia sama sekali tidak menggunakan pisau saat menusuk Samsuddin.

"Saya menusuknya dengan kunci motor milik saya," kata RW kepada GoRiau saat ditemui di Mapolres Kepulauan Meranti, Selasa (30/12/2014).Ketika ditanya berulang kali, RW tetap bersikukuh bahwa senjata yang digunakan untuk menusuk Samsuddin adalah kunci motor satria FU miliknya.Namun, keterangan itu sepertinya masih jauh dari kata jujur. Pasalnya, dari foto yang ditunjukkan polisi, luka di dada dan perut depan bagian kiri Samsuddin cukup lebar. Mustahil rasanya kunci motor bisa membuat luka selebar itu."Coba kamu lihat, ini foto bekas tusukan di badan korban. Tak mungkin kamu menggunakan kunci motor," kata salah seorang anggota polisi yang ikut menangkap RW.Meski melihat foto di ponsel milik salah seorang anggota polisi waktu itu, RW tetap tidak mengaku kalau Ia menggunakan senjata tajam jenis pisau.Tidak lama di mapolres, setelah mendapat perawatan pertama dari petugas poliklinik, tersangka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mendapat perawatan."Kita obati dulu dia. Kita tidak membenci pelaku, tapi yang kita benci perilakunya. Nanti kalau kondisinya sudah stabil baru kita korek keterangan lebih lanjut," ujar Pandra.Sebagai tambahan, usai terlibat cek cok dan menusuk M Samsuddin Selasa tanggal 30 Desember 2014 dinihari, RW lari ke arah Lemang untuk melanjutkan pelarian ke Selatpanjang. Rupanya niat kabur ke Selatpanjang tak kesampaian karena sewaktu bersembunyi di salah satu WC pelabuhan Lemang keberadaannya diketahui warga, dan RW melarikan diri ke dalam hutan bakau (hutan mangroove, red).Dibantu warga, personil polisi berhasil menangkap pelaku. Kurang dari 12 jam setelah anggota polisi turun, pelaku ditemukan sedang bersembunyi di bawah akar pohon bakau di Lemang Rangsang Barat. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti.(zal)