
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Jika tidak ada aral melintang, pertengan Mei 2014 mendatang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia berencana melaksanakan Temu Redaktur Budaya Nasional di Siak Sri Indrapura. Tidak hanya itu, PWI juga mengagendakan adanya Festival Budaya Wartawan Nasional (FBWN).
"Ini pertama kali diadakan PWI, tahun-tahun sebelumnya tak pernah ada," ungkap Direktur Sekolah Jurnalis Kebudayaan PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono saat bertemu dengan Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi di Ruang Kerja bupati, Rabu (18/12/2013).
Dalam pertemuan tersebut, Yusuf Susilo didampingi Willy Hangguman dan pihak Direktorat Kebudayaan Mendikbud Gora Sukatman dan Buana Mardika. Turut pula hadir Sekjen PWI Riau Eka Putra, Abdul Hakim dan Almudasir. Sementara PWI Siak diwakili Ali Masruri selaku ketua. Dari Pemkab Siak tampak Kabag Humas Zulfikri, membicarakan hal-hal teknis berkaitan dengan Temu Redaktur Budaya dan FBWN.
"Kita pilih Siak, sebab Siak ini pusat kebudayaan melayu Riau," ungkap Yusuf Susilo membeberkan salah satu alasan pemilihan Siak sebagai tuan rumah. Bahkan, lebih lanjut Yusuf Susilo mengatakan FWBN baru pertama kali dilaksanakan di Siak.
"Kita berharap, embrio itu (FWBN) lahir di Siak," jelasnya. Namun, terlepas dari itu, PWI pusat dan Kemendikbud menjadikan ajang ini sebagai silaturahmi.
"Dengan pelaksanaan di Siak, tentunya peserta temu redaktur budaya dapat langsung melihat situs budaya yang ada di kota yang sarat akan sejarah ini. Tentunya, akan menambah wawasan peserta. Secara otomatis, akan lahir karya tulisan wartawan terkait situs dan objek wisata budaya yang ada di Siak," beber Yusuf Susilo. Ia menambahkan, tidak hanya akan membahas budaya Siak, namun juga akan membahas budaya nasional yang ada di nusantara ini.
Diakhir lawatannya, PWI Pusat bersama Direktur Budaya Kemendikbud RI menyusuri beberapa situs-situs budaya yang ada di Siak. Terutama istana Siak yang menjadi simbol Kerajaan Siak Sri Indrapura. sekaligus meninjau langsung sejumlah situs budaya yang ada di Kota Siak, khususnya Istana Siak.(san)