DUMAI - Perdana mengunjungi pembangunan  penyeberangan atau roll on roll off (Roro) antara Kota Dumai, Riau dengan Negara Bagian Melaka, Malaysia, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi melihat masih ada sarana pendukung lainnya untuk meningkatkan pelayanan di pelabuhan.

Syamsuar mengaku belum lama ini melakukan perundingan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Malaysia terkait pelabuhan Roro Dumai - Malaka. Seharusnya dilaksanakan lagi pembahasan di Pekanbaru tanggal 17 Juni, tetapi ditunda lagi sekitar Juli atau Agustus sesuai kesepakatan.  

"Sarana Roro Dumai Malaka ini tetap harus lebih ditingkatkan. Sehingga sarana dan prasarana yang ada disini nanti bisa segera dimanfaatkan untuk kepentingan dua negara Indonesia- Malaysia," kata Gubri, Selasa (18/6/2019). 

Syamsuar juga menyebutkan dalam waktu dekat ia bersama Gubernur se Sumatera akan mengikuti pertemuan antar negara Indonesia, Malaysia di Bangkok, Thailand. Dimana dalam pertemuan itu Presiden RI, Joko Widodo juga akan hadir. 

Ads
Dalam pertemuan itu juga nanti, kata Syam, akan disampaikan terkait kelengkapan sarana dan prasarana pelabuhan Roro Dumai - Melaka. Dengan harapan, Pemerintah Pusat dan juga Provinsi Riau serta pemerintah Malaysia dapat memberikan suport.

Seperti apa bentuk sarana dan prasarana yang menurut Syamsuar masih diperlukan itu di sisi darat seperti parkiran dan sarana pendukung lainnya. Demikian juga dengan kualitas pelabuhan tempat Roro bersandar. 

"Kekuatan muatan pelabuhan ini juga harus sesuai standar, karena Roro tidak hanya membawa orang saja melainkan kendaraan bermuatan. Kalau secara teknis sedang dijalankan oleh Dinas Perhubungan Riau, Kemenhub, Kota Dumai, dan Pelindo," kata Gubri. ***