
PEKANBARU - Tidak ingin anggotanya malas-malasan dalam mengabdi untuk masyarakat, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman akan mengevaluasi kinerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Rencananya, Januari 2016 proses evaluasi kinerja SKPD akan dilakukan. Plt Gubri pun mengaku telah mengintai dan memiliki penilaian sendiri terhadap kinerja masing-masing anggotanya.
"Januari akan kita lakukan evaluasi, agar terlihat apa saja kerja SKPD selama ini. Saya juga memiliki penilaian tersendiri atas kinerja mereka," papar Plt Gubri yang kerap disapa Andi Rachman tersebut, Kamis (31/12/2015) di Pekanbaru.
Menurutnya, evaluasi kerja memang wajar dilakukan dalam kurun waktu 6 bulan hingga 1 tahun kerja. Bahkan langkah-langkah tim penyidik Kementerian Dalam Negeri RI dalam mengevaluasi kinerja pejabat assesment diapresiasi oleh Plt Gubri.
"Memang sudah sewajarnya dievaluasi. Dengan begitu kinerja SKPD dapat terkontrol dan saling bersinergi. Kalau posisinya tidak tepat bisa dimutasi," imbuhnya.
Melihat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau 2015 yang rendah yakni 64,02 persen, Plt Gubri tidak serta merta menyalahkan anggota-anggotanya. Sebab, menurut Plt Gubri, rendahnya realisasi APBD salah satunya dipicu oleh kondisi Riau yang didera bencana kabut asap selama beberapa bulan turut-turut. ***