PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Lembaga Kerapatan Adat Melayu (LKAM) Pelalawan menggelar sidang kerapatan tinggi majelis kerapatan adat dan rapat kerja dewan pengurus tahun 2014.

Selain itu, juga digelar seminar dengan tema "Menguatkan Peran Adat Melayu Menuju Visi Kabupaten Pelalawan 2030", bertempat di gedung daerah Datuk Laksmana Mangkudiraja, Jumat (31/1/2014).Ketua LKAM Pelalawan Edy Sabli menyampaikan,  masyaarakat harus bisa menjawab tantangan di masa kini agar Kabupaten Pelalawan bisa lebih maju lagi."Peran dan fungsi lembaga adat dalam visi Kabupaten Pelalawan 2030 harus bisa terus berjalan," katanya.Sambungnya, saat ini apresiasi Pemkab untuk mengangkat wisata bono mendunia, jangan sampai membuat adat dan kebudayaan tenggelam."Diharapkan, untuk segera disusun Ranperda tentang adat Melayu. Perda Provinsi Nomor 1 Tahun 2012 tentang LAM Riau, misalnya, menjadi payung hukum, bagi hak, fungsi dan wewenang pemangku-pemangku adat," jelas Edi, seraya mengatakan, hal ini akan memperkuat LKAM untuk mendukung wisata berbasis adat Melayu.Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim sebagai Timbalan Datuk Setia Amanah Payung Negeri Pelalawan, Sultan Kerajaan Pelalawan T Kamarudin Harun, Ketua LKAM Pelalawan Edy Sabli, seluruh pengurus serta perwakilan dari Petalangan dan Pesisir.(rkn)