
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Celoteh pemilik akun Facebook Agung Siak yang melecehkan profesi wartawan dalam pemberitaan terkait kebijakan kepala sekolah SMA Bungaraya yang sempat heboh dunia pendidikan Siak beberapa waktu lalu, membuat pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Siak angkat bicara.
Ketua PWI Siak Ali Masruri mengancam untuk melaporkan pemilik akun Agung Siak ke pihak kepolisian, apabila dia tidak bisa menjelaskan tujuan membuat status yang melecehkan profesi wartawan itu.
"Memang si Agung Siak ini tak menyebutkan nama medianya, tapi apa yang dipostingnya di Facebook telah melecehkan kita sebagai wartawan. Kalau dia tak bisa menjelaskan kepada kita, PWI Siak akan buat laporan resmi ke Mapolres Siak," kata Ali kepada GoRiau, Rabu (12/11/14).
Dikatakan Ali, cukup banyak status yang diposting Agung Siak di Facebook yang melecehkan profesi wartawan, diantaranya, "Dunia pendidikan sedang berduka media telah merusak tatanan pendidikan yang mulia, mereka datang membawa bencana dan pergi meninggalkan luka". Status ini diposting tanggal 10 November 2014 pukul 06.00 WIB. Kemudian "Kurikulum 2013 adalah pembelajaran berbasiskan karakter anak, namun sangat disayangkan arogansi media dan kepentingan penguasa telah menodainya..." dan lain sebagainya.
"Semua ocehan Agung Siak ini sudah kita copy sebagai alat bukti saat melapor nanti ke kantor polisi. Saya sudah berupaya mengomentari status Agung Siak itu di Facebook, tapi tak digubris. Asal dia tahu, apa yang diberitakan wartawan, baik melalui media cetak, online maupun televisi pasti ada sumbernya. Kalau dia berpendidikan, pasti dia paham tugas wartawan, ini kayak orang tak pernah sekolah saja," ujar Ali.
Sementara, Kadisdik Siak Kadri Yafiz mengaku kenal dengan pemilik akun Agung Siak itu. Dikatakan Kadri, dia merupakan salah seorang guru honorer di SD 04 Bungaraya.
"Dia itu guru honorer di Bungaraya," kata Kadri.(nal)