SELATPANJANG – Persaingan sepak bola di Kepulauan Meranti kembali bergulir. Sebanyak 96 tim ambil bagian dalam Turnamen Harapan Muda Cup I yang digelar di Lapangan Bola Pemuda Setia, Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi . Kompetisi tersebut resmi dibuka Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar, Rabu (19/8/2026).

Jumlah peserta yang mencapai 96 tim membuat turnamen ini tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara. Kompetisi yang berlangsung sekitar 50 hari itu juga membuka ruang bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan kemampuan yang mereka miliki.

Asmar menilai pertandingan seperti ini penting bagi perkembangan sepak bola daerah. Menurutnya, pemain tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus belajar bekerja sama, disiplin, menghargai lawan dan mampu menjaga sikap ketika menghadapi tekanan pertandingan.

"Sepak bola bukan hanya tentang hasil akhir di papan skor. Di dalamnya ada nilai kebersamaan, persaudaraan, kekompakan, kedisiplinan dan sportivitas yang harus dibangun oleh setiap pemain," ujar Asmar.

Ia mengapresiasi inisiatif panitia dan masyarakat yang menghadirkan kompetisi tersebut. Menurutnya, semakin banyak ruang pertandingan yang tersedia, semakin besar pula kesempatan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menemukan pengalaman baru.

Namun, Asmar mengingatkan agar tingginya tensi pertandingan tidak berubah menjadi konflik. Pemain, official dan pendukung diminta mampu menjaga suasana kompetisi tetap aman dan sportif.

"Bermainlah dengan semangat bersaing, tetapi jangan kehilangan rasa saling menghormati. Jaga fair play, bangun persaudaraan dan jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga bagi semua peserta," katanya.

Bupati berharap Harapan Muda Cup dapat berkembang menjadi kompetisi yang digelar secara rutin. Keberlanjutan turnamen dinilai penting agar pembinaan sepak bola tidak berhenti pada satu event, tetapi menjadi proses panjang dalam menemukan pemain-pemain potensial Meranti.

"Kompetisi seperti ini harus terus diberi ruang agar semakin banyak anak muda memiliki kesempatan menunjukkan kemampuannya. Dari sinilah kita berharap muncul atlet yang nantinya mampu membawa nama Kepulauan Meranti di tingkat provinsi bahkan nasional," ujarnya.

Menurutnya, pertandingan antartim juga memberikan pengalaman yang tidak selalu diperoleh melalui latihan. Pemain dapat menguji kemampuan secara langsung, membaca pola permainan lawan dan belajar menghadapi tekanan dalam pertandingan.

Ketua Panitia Harapan Muda Cup I, Husni Setiawan, mengatakan turnamen tersebut merupakan langkah awal organisasi Harapan Muda yang telah berdiri selama dua tahun untuk mengembangkan kegiatan olahraga di tengah masyarakat.

"Antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini benar-benar menjadi dorongan bagi kami. Sebanyak 96 tim ikut ambil bagian, dan kami ingin menjadikan momentum ini sebagai awal untuk terus menghadirkan kegiatan positif, terutama bagi perkembangan olahraga," kata Husni.

Panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan bagi tim terbaik. Juara pertama memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta dan juara ketiga Rp2 juta.

Turnamen dijadwalkan berlangsung sekitar 50 hari dengan Lapangan Bola Pemuda Setia sebagai lokasi utama. Jika kondisi lapangan tidak memungkinkan akibat hujan atau genangan, pertandingan akan dipindahkan ke Lapangan Gelora Selatpanjang.

Dukungan terhadap penyelenggaraan juga diberikan Bupati Asmar melalui tambahan sumbangan uang untuk hadiah turnamen. Ia turut menyerahkan bantuan mesin pemotong rumput untuk mendukung perawatan lapangan yang digunakan selama kompetisi.

Bantuan tersebut diharapkan membuat fasilitas pertandingan tetap terawat sehingga dapat digunakan secara optimal, tidak hanya selama Harapan Muda Cup tetapi juga untuk kegiatan olahraga masyarakat berikutnya.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti Tengku Arifin, Kepala Disporapar Syaiful Bakhri, Kapolsek Tebing Tinggi, AKP JA Lubis, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sukri, Kepala Desa Banglas, Abdul Zaid, KONI Meranti yang diwakili Bendum Erna Lestari Rambe, serta sejumlah tokoh masyarakat serta pecinta olahraga. ***