
JAKARTA – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melakukan MoU Memorandum of Understanding atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Pertamina tentang pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dan Pengembangan sumber Daya Manusia, yang ditandatangani Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri HR Marjohan Yusuf, di Executive Lounge Graha Pertamina, Senin 31 Juli 2023 yang lalu.
Acara ini disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, dan Rektor Universitas Pertamina, Prof Dr Wawan Gunawan A Kadir, MS.
Menurut Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri HR Marjohan Yusuf mengatakan dengan adanya kerjasama ini memberikan peluang bagi anak anak Riau untuk dapat berkompetisi di Universitas yang bergensi.
"Artinya kesepakatan ini kita akan membantu anak anak daerah untuk mengejar program yang diberikan oleh Universitas Pertamina ke anak Riau dari bidang pendidikan, penelitian, pengabdian lkepada masyarakat, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lain lain," kata Datuk Seri HR Marjohan Yusuf.
Selain itu jelasnya kerjasama ini membuka peluang bagi anak anak Riau mendapatkan beasiswa dari Universitas Pertamina untuk tahun 2024 nantinya.
"LAMR akan bekerjasama dengan Universitas Pertamina menseleksi anak anak daerah Riau yang ingin menuntut pendidikan di dunia Migas," ucapnya.
Lingkup tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat dikerjasamakan dengan CSR Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).
Di sisi pendanaan, juga dijalin kooperasi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).
Sementara itu Rektor Universitas Pertamina, Prof Dr Wawan Gunawan A Kadir, MS., menggarisbawahi penyiapan SDM berkualitas dalam menjawab tantangan energi. Melalui kolaborasi dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., Lembaga Adat Melayu Riau, Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti, PT Perta Life Insurance, PT Pertamina Retail, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, PT Pertamina Hulu Energi dan PT Pertamina Power Indonesia.
“Didukung oleh 11 pusat studi lintas fakultas yang mengedepankan kolaborasi riset berbasis pada pembangunan berkelanjutan, kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi dalam transisi energi. Lebih jauh lagi, Universitas Pertamina mendukung pembangunan SDM dalam aspek keberlanjutan melalui Sustainability Center. Dengan pembelajaran dan pelatihan aplikatif, diharapkan seluruh pekerja Pertamina memiliki mindset keberlanjutan dalam setiap aktivitasnya, guna menunjang visi sustainability Pertamina,” tutup Wawan Gunawan. ***