SELATPANJANG - Kepala Desa Mekong A Rahman S mengajak nelayan bercocok tanam. Pasalnya, dengan memanfaatkan lahan tidur sebagai area pertanian, bercocok tanam juga akan membantu menopang hidup ketika nelayan tak bisa melaut.

Dikatakan A Rahman, untuk di Desa Mekong, sangat banyak lahan-lahan yang belum diolah. Lahan yang saat ini tidur, dipenuhi rumput-rumput liar atau semak belukar. Sementara, tambah A Rahman, kalau mau bercocok tanam tentu hasilnya bisa memuaskan.

Hal itu disampaikan A Rahman menjawab kekhawatiran beberapa nelayan yang tidak bisa melaut ketika musim angin kencang. Rata-rata nelayan khawatir susah menutupi kebutuhan hidup sehari-hari ketika mereka berhenti sementara untuk beraktivitas di laut.

Baca Juga: Warga Mekong Harapkan Bantuan Air Bersih

"Mari ubah nasib. Jangan hanya berpangku pada aktivitas di laut. Kita punya banyak lahan tidur, mari bercocok tanam," kata A Rahman di hadapan beberapa nelayan Desa Mekong, Selasa (22/11/2016) lalu.

Baca Juga: Reses di Desa Alai, Azni Safri dan Masyarakat Bahas Masalah Nelayan

Guna memotivasi masyarakat agar memaksimalkan lahan tidur sebagai arena bercocok tanam, A Rahman menceritakan keberhasilan salah seorang warga Desa Mekong, bernama Aris. Kata A Rahman, belum lama ini Ia bertemu dan bercerita panjang lebar dengan Aris.

Waktu itu A Rahman bertanya kepada Aris, apa hasil yang telah didapatkan dari menanam cabe sejak 5 tahun belakangan. Jawaban Aris membuat A Rahman kaget sekaligus bangga, karena warganya telah berhasil mandiri dengan bercocok tanam.

"Dia (Aris) telah membuat rumah besar, mendaftar haji, dan punya tabungan lebih dari Rp850 juta di bank. Bayangkan, itu bukti nyata," cerita A Rahman.

Mendengar cerita itu, beberapa warga berdecak kagum.

Jadi, tambah A Rahman juga, sebenarnya nelayan di Desa Mekong tidak perlu khawatir jika tidak bisa melaut. Nelayan bisa mengalihkan pencahariannya ke darat dengan mengolah lahan tidur itu. "Kami pun kan bertani. Lahan di desa kita masih banyak kalau ingin mengolahnya," ujar A Rahman lagi. ***#Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini