
BAGANSIAPIAPI – Nelayan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir kembali menemukan mayat tanpa identitas di perairan setempat, Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Temuan ini menambah daftar penemuan jenazah misterius yang muncul dalam sepekan terakhir di wilayah tersebut.
Jasad yang berstatus Mr X itu pertama kali terlihat mengapung oleh ABK kapal ikan KM Suria Pagi GT 5 saat mencari ikan di titik koordinat 02°26.500 N – 100°27.500 E. ABK kemudian mengevakuasi tubuh tersebut dan membawanya ke Panipahan.
Kanit Reskrim Polsek Panipahan, Aipda Ilyas, membenarkan temuan itu, Ahad (7/12/2025).
"Benar, nelayan Panipahan menemukan mayat mengapung saat beraktivitas di laut pada Sabtu 6 Desember 2025. Jasad itu dievakuasi dan tiba di pelabuhan sekitar pukul 10.30 WIB, tanpa identitas dan berstatus Mr X," ujar Aipda Ilyas.
Ia menerangkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan para ABK yang menemukan jenazah. Mereka ialah Dody (27), Darwis (45), Eri (30), dan Anto (40), warga Tanjung Rukam, Panipahan. Kapal tersebut dinakhodai Kiat.
Dari data yang dihimpun, ABK KM Suria Pagi terlebih dulu menghubungi Basarnas dan Pos TNI-AL sebelum mengevakuasi jasad tersebut. Jenazah tiba di dermaga Pelabuhan Panipahan pukul 10.50 WIB, sementara pemeriksaan medis baru dilakukan petugas Puskesmas Panipahan pada pukul 14.50 WIB.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tubuh Mr X mengalami sejumlah kerusakan serius akibat kondisi laut. Pihak medis menyebutkan tinggi korban sekitar 170 cm, memakai kolor merah maron bermotif bunga persegi, dan tidak ditemukan ciri khusus yang dapat mempermudah identifikasi. Kondisinya diperkirakan telah berada di laut sekitar empat hari.
"Jadi dalam sepekan ini nelayan Panipahan sudah menemukan empat mayat mengapung di perairan Panipahan, semuanya tanpa identitas," ungkap tokoh masyarakat Panipahan, H Abdurahman Yus, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Ahad (7/12/2025). ***