PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski anggaran belum turun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tetap melaksanakan peluncuran tahapan program dan jadwal pemilihan gubernur Riau, 2013, Rabu (13/2/2012) di aula Hotel Pangeran. Melalui kegiatan ini KPU Riau berharap sosialisasi pentahapan Pemilukada Riau dapat lebih efektif. Dan jumlah pemilih meningkat secara siginfikan dari Pemilukada sebelumnya.
Peluncuran pentahapan tersebut dilaksanakan tanpa memakai anggaran KPU di APBD murni 2013 ini. Pasalnya, anggaran senilai Rp 250 miliar itu belum jelas kapan dicairkan Pemprov Riau.
"Ya, sampai sejauh ini belum cair. Terpaksa kita tanggulangi dulu. Kita hanya berupaya, jangan sampai ada penunda-nundaan tahapan pemilihan gubernur. Pokoknya sementara ini, kita tangulangi mana yang bisa jalan ya lanjutkan," ungkap ketua KPU Riau, Tengku Edi Sabli usai acara peluncuran tahapan.
Dikatakannya, peluncuran tahapan ini merupakan bentuk dari publikasi KPU kepada masyarakat Riau agar berpartisipasi menghadapi pesta demokrasi rakyat Riau sendiri. Edi mengharapkan agar kegiatan ini bergema ke masyarakat luas. Harapannya, dengan mematuhi semua tentatif program KPU, supaya partisipasi tingkah pemilih juga semakin bertambah dibandingkan 5 tahun lalu.
"Kami berharap ini bergema ke masyarakat luas. sehingga tingkat partisipasi pemilih semakin membludak. Sebab, melihat tingkat partisipasi pemilih 5 tahun lalu, hanya 59 persen, atau 6 dari 10 orang yang berhak," katanya.
Mengingat hal itu, KPU juga menargetkan partisipasi pemilih saat pilgubri September mendatang, sekurang-kurangnya mencapai 70 persen dari total pemilih. Untuk mewujudkan hal tersebut, KPU bekerja semaksimal mungkin.
"Ya, untuk mencapai 70 persen kita berupaya semaksimal mungkin. Sebab prinsip kami, sekali layar terkembang pantang bersurut ke belakang," katanya.
Terkait anggaran, Edi Sabli juga mengucapkan terimaksih kepada Pemprov Riau yang telah menyetujui anggaran sebesar Rp 250 miliar, meskipun anggaran tersebut belum cair hinga peluncuran tahapan ini. Dijelaskannya, untuk putaran pertama, KPU butuh anggaran hanya Rp 230 miliar. Kalau terjadi sampai putaran ke dua, dia membutuhkan anggaran Rp 52 miliar. Otomatis, terjadi kekuarangan dari sisa putaran pertama sebesar Rp 32 miliar.
"Tentu kita harapkan yang Rp 32 miliar lagi bisa masuk di APBD Perubahan 2013 nanti. Kalau terjadi kelebihan biaya tentu kita kembalikan kepada negara," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit akan segera mengkomunikasikan dengan biro keuangan. Alasannya, bagaimana pun, anggaran KPU harus menjadi prioritas.
"Makanya dalam hal ini, saya sendiri nanti yang akan mengkomunikasikan dengan Biro Hukum. Walau bagaimanapun, KPU tetap menjadi prioritas bagi kita bersama," tegas Wakil GUbernur Mambang Mit usai meresmikan peluncuran tahapan jadwal dan program pilgubri 2013.
Mambang Mit juga berupaya, dalam waktu dekat supaya tidak mengganggu tahapan KPU itu, anggaran akan dicairkan. Selanjutnya, dikatakan terkait tambahan anggaran pada putaran ke II sebesar Rp 32 miliar akan diusahan. Mambang menyebut, pada saat pembahasan APBD Perubahan 2013 mendatang, perlu diantisipasi anggaran untuk KPU sebagaimana yang dibutuhkan.
Selain itu, terkait target KPU terhadap tingkat partisipasi pemilih yang hanya 70 persen dinaikkan lagi oleh Mambang menjadi 100 persen.
"Golput memang tidak haram, itu juga merupakan bagian dari hak masyarakat di era reformasi ini. namun, jika itu dikembangkan, otomatis bisa membuat buntu dan mengganggu proses kemajuan di Riau. Makanya, target kita kalau bisa 100 persen, pemilih pergunakan haknya,"katanya lagi.
.Terakhir Mambang menyampaikan, dengan peluncuran ini, KPU baik provinsi maupun kabupaten kota untuk terus melakukan persiapan dan kegiatan-kegiatan untuk pemilukada. Sebab, jadwal pemilihan tanggal 4 September.
"Karena itu kita berharap semuanya lancar. Saya sangat yakin, KPU di bawah kepemimpinan pak Tengku Edi Sabli diisi orang-orang yang kompeten, punya integritas yang tinggi, punya semangat yang betul betul bermarwah. Saya yakin, Pilkada 2013 akan dapat berjalan lancar,'' ujarnya. (nti)