
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pekanbaru seharusnya bisa menjadi organisasi yang mandiri dan mampu menjadi eksekutor perubahan daerah dan bangsa, bukan hanya sebagai agen perubahan.
Demikian disampaikan Ketua Muhammadiyah Pekanbaru, Rasyad Zein saat menerima kunjungan silaturahmi calon Ketua KNPI Pekanbaru Randi Ridwan, Jumat (6/2/2015).
Pada kesempatan itu Rasyad Zein menitipkan pesan agar pengurus KNPI Pekanbaru jangan hanya bisa ''mengekori'' Firdaus MT sebagai walikota Pekanbaru tapi harus mampu membuat inovasi dan kreasi yang memperkuat pemuda jadi penerus kelangsungan bangsa.
''Jangan hanya jadi agen perubahan, tapi jadi eksekutor. Pemuda adalah bagian terdepan dari perubahan bangsa. Semua pemimpin besar di seluruh negara, dulunya dalah pemuda yang mandiri dan kuat. Mereka memiliki visi dan impiannya sendiri, seperti juga mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kwan Yu yang mengubah Singapura menjadi salah satu negara terkuat dalam bidang ekonomi di dunia. Dia melakukannya dalam waktu muda, jadi tirulah para pemuda yang sukses menjadi pemimpin perubahan,'' pesannya kepada Randi Ridwan yang berencana akan mengikuti pemilihan Ketua KNPI Pekanbaru periode 2015 - 2018.
Sementara itu, Randi Ridwan usai pertemuan mengatakan, dirinya siap memimpin KNPI Pekanbaru karena didukung banyak organisasi Islam baik Muhammadiyah maupun Nahdatul Ulama. Dirinya yakin akan mampu membawa perubahan bagi KNPI Pekanbaru ke depan.
''Seperti pesan Ketua Muhammadiyah tadi, beliau meminta agar KNPI kedepan bisa jadi eksekutor perubahan dan jangan hanya bisa ''mengekori'' walikota, Isyaaallah, akan selalu saya ingat jika terpilih sebagai Ketua KNPI Pekanbaru,'' ujarnya. ***