SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pihak kepolisian terus menggelar operasi cipta kondisi selama Bulan Ramadan. Segala sesuatu aktivitas masyarakat yang mengganggu ibadah umat muslim akan ditindak.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, ketika ditemui di ruangannya, Kamis (25/6/2015) siang.
Kata Panda, saat ini mereka sedang dalam masa kegiatan razia pekat. Untuk itu, bukan hanya petasan, penggunaan motor dengan knalpot cempreng serta aktivitas-aktivitas masyarakat yang mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan beribadah saat puasa akan ditindak.
"Kami sering melakukan razia pekat dengan jadwal yang tidak ditentukan. Kami berharap masyarakat Meranti jangan sampai ada yang terjaring dalam razia tersebut," ujar Kapolres Kepulauan Meranti itu.
"Dalam razia pekat itu pula, ada penertiban terhadap pedagang petasan dan pengguna motor dengan knalpot cempreng," tambah lelaki yang akrab dipanggil Pandra itu.
Selain itu, Kapolres Meranti juga meminta kepada semua orang tua untuk mengawasi anak-anak. Terlebih ketika anak tidak salat ke Masjid. "Kita takutnya anak tersebut pergi kemana-mana, untuk itu kepada orang tua tolong diawasi betul," tuturnya pula.
Pantauan di jalan, banyak anak-anak bermain petasan dan melemparkannya ke jalan. Hal itu kadang membuat warga yang melintas merasa takut ketika petasan itu meledak tepat di bawah kendaraan yang digunakan. "Entah ape-ape budak ni, main mercun kat jalan," ujar Ujang salah seorang warga Tebingtinggi Barat ketika melintasi di Jalan Alahair Selatpanjang, Rabu (24/6/2015) malam.
(zal)