BALI - Kembali bergulirnya lanjutan Kompetisi Liga 1 musim 2022/2023 sejak Senin (5/12/2022) lalu untuk terus menghidupkan persepakbolaan nasional, sekaligus kepentingan Timnas Indonesia. Sebab, berbagai turnamen internasional akan dihadapi dimana salah satu yang terdekat ajang Piala AFF yang akan berlangsung pada 20 Desember mendatang.

Hal itu pun juga sudah menjadi komitmen, sekaligus kesimpulan bersama melalui sebuah Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penyelenggaraan Liga 1 yang dihadiri oleh Kemenpora, PSSI, PT LIB, Kepolisian, Kementerian PUPR serta Kemenkes hingga para pemilik klub Liga 1 pada 28 November lalu.

Tak hanya itu, dalam rakor yang dihadiri para pemilik klub dari 18 kontestan Liga 1 itu pun bersepakat untuk memberikan dukungan sepenuhnya terhadap terbentuknya tim nasional yang tangguh, baik untuk senior maupun untuk tim Indonesia kelompok umur.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada hari Rabu (7/12/2022) saat memantau Training Camp (TC) Timnas Senior di Bali yang telah berlangsung sejak 28 November lalu.

"Sebelum Liga kembali bergulir, dalam rakor kita sepakat dan semua sepakat seperti Kemenpora, PSSI, PT LIB, para pemilik klub Liga 1, pihak Kepolisian, Kementerian PUPR, hingga Kemenkes dimana tujuan kita adalah untuk kepentingan Timnas Indonesia yang kuat, kokoh dan tangguh dalam menghadapi berbagai turnamen internasional. Jadi tidak ada lain, kecuali demi kepentingan Timnas," tegas Mochamad Iriawan.

Terkait komitmen bersama itu, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut juga meminta dukungan dari semua pihak untuk kesuksesan Timnas Indonesia kedepannya.

"Saya mengajak kepada segenap stakeholder sepakbola khususnya para pemilik klub, mari kita sama-sama berbuat untuk kepentingan Bangsa dan Negara. Kita bangun Timnas kita yang tangguh. Kita dukung bersama Syahrian Abimanyu cs., untuk meraih gelar juara khususnya di Piala AFF nanti dan prestasi di ajang internasional lainnya," tambah Iwan Bule.

Seperti diketahui, Indonesia belum pernah sekalipun menjuarai Piala AFF, dimana prestasi terbaiknya sejauh ini adalah 6 kali runner-up di ajang dua tahunan tersebut.

PSSI maupun pelatih Shin Tae-yong sejatinya sangat memahami, jika turnamen AFF itu bukanlah agenda FIFA, terlebih selama ini Timnas Senior Indonesia tidak pernah melakukan TC jangka panjang dengan kata lain para pemain dikumpulkan hanya diperiode FIFA matchday.

Kembali berkompetisi memang merupakan suatu hal terbaik bagi seorang pemain, akan tetapi ketika kompetisi dihentikan sejak tragedi Kanjuruhan lalu dan belum ada kepastian terkait bergulirnya kembali kompetisi Liga 1, maka pelatih kepala Timnas Indonesia Shin Tae-yong pun merancang roadmap TC jangka panjang untuk menghadapi AFF 2022 ini dengan menganggap beberapa pemain tersebut tidak berlatih di klub, imbas dari dihentikannya Liga.

Kemudian ketika belum adanya kepastian kelanjutan kompetisi Liga 1, pelatih Shin Tae-yong pun memutuskan untuk memperpendek TC Tim Indonesia U20 di Turki dan Spanyol yang awalnya berakhir pada 5 Desember dan diganti dengan melakukan TC Timnas Senior, sehingga terjadilah TC lebih panjang bagi Timnas Senior.

Namun ketika TC Timnas Senior sudah berlangsung dua pekan, baru ada kepastian kembali bergulirnya Liga 1 pada Senin (5/12/2022) lalu yang diumumkan secara bersama oleh Menko Polhukam Mahfud MD, Menpora Zainudin Amali dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Sejatinya, konteks kompetisi itu penting untuk Tim Indonesia U20, seperti yang diutarakan Ketua Umum PSSI kepada pelatih kepala Shin Tae-yong, usai melaksanakan TC di Eropa, sehingga sebuah kewajiban bagi para pemain Tim Indonesia U20 untuk mengikuti kompetisi Liga 1 yang kini tengah bergulir jelang keikutsertaannya di Piala Dunia U20 tahun 2023 nanti.

Senada dengan Iwan Bule, sebelumnya Direktur PT LIB Ferry Paulus juga telah menegaskan jika klub tidak akan menghalangi pemain untuk bergabung ke Timnas membela bangsa dan negara.

"Tanggal 23 Desember sudah kick-off Piala AFF. Teman-teman klub sudah sepakat bahwa mereka tidak menghalang-halangi pemain untuk ke timnas Indonesia, dimana satu klub ada yang dua, ada yang tiga pemain," ucap Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus pada pekan lalu. ***