TELUKKUANTAN - Biasanya, polisi selalu disibukkan dengan rutinitas penegakan hukum atau menjaga keamanan. Sementara, Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) selalu sibuk membersihkan lingkungan. Lantas, bagaimana jika keduanya 'mainkan' sabit?

Tunggu dulu, 'mainkan' sabit bukan berarti berkelahi, melainkan gotong royong membersihkan lingkungan menggunakan peralatan seperti sabit dan sapu.

Seperti yang dilakukan oleh Polres Kuansing dan DPKP Kuansing, Senin (30/5/2016) lalu. Dua instansi ini melakukan bakti sosial dengan membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Koto Telukkuantan.

"Alhamdulillah, pekarangan dua TPU di Koto Telukkuantan sudah bersih dan indah setelah kita bersama DPKP bergotong royong," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi P, SIk, Selasa (31/5/2016) di Telukkuantan.

Dikatakannya, kegiatan ini juga bagian dari perayaan HUT Bhayangkara tahun 2016. "Ini bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan, makanya kita bersama pemerintah mengajak masyarakat untuk membersihkannya," kata Edy.

Senada dengan itu, Kepala DPKP Kuansing, Drs. Azhar Ali, MM menyatakan kegiatan bakti sosial dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1437 H.

"Masyarakat sangat menyambut baik ketika kita turun bersama Polres. Kini, bisa kita lihat bagaimana indahnya kedua TPU tersebut," ujar Azhar.

Dengan telah dibersihkannya dua TPU, lanjut Azhar, masyarakat tinggal datang untuk berziarah ke makam kerabat. "Masyarakat pun akan nyaman untuk ziarah, tak perlu membersihkan lagi."

"Ke depan, kita akan upayakan membersihkan pekarangan lain, tidak hanya TPU. Supaya, daerah kita memang benar-benar bersih dan asri," pungkas Azhar.***