PANGKALANKERINCI - Sebanyak 25 ibu rumah tangga (IRT) di Pangakalan Kerinci mengikuti pelatihan tata boga, bertempat di Aula Balai Pelatihan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT), Town Site II, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau.

Pelatihan tata boga ini sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan mengolah kuliner serta semangat berwirausaha dibawah program Community Development (CD) RAPP.

Pelatihan ini berusaha untuk memperkenalkan bahan baku yang sederhana seperti labu dan nanas, namun mampu memiliki nilai ekonomi yang tinggi setelah dilakukan pengolahan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, 28 sampai 29 Maret 2016.

Salah satu peserta, Eva Susanti terlihat sangat antusias dengan pelatihan tata boga ini. Menurut Eva, kegiatan ini bisa semakin meningkatkan kreatifitas para ibu rumah tangga.

"Saya baru tahu kalau labu bisa diolah menjadi berbagai macam kue. Saya dulu tahunya dibikin kolak saja," ujar Eva antusias.

Small Medium Enterprises (SME) Program Coordinator, Tengku Kespandiar menyampaikan bahwa tujuan utama dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kreativitas ibu rumah tangga agar mampu memanfaatkan kreativitas tata boga menjadi peluang usaha.

"Kami ingin ibu-ibu mampu memanfaatkan peluang sebagai salah satu upaya meningkatkan ekonomi mikro. Berharap ibu rumah tangga juga mampu berwirausaha dengan harapan bisa membantu perekonomian keluarga," jelas Tengku.

Selama dua hari, ibu-ibu rumah tangga yang sebagian besar adalah kader posyandu ini belajar bersama pelatih masak Farida Hanum dan Viana, yang juga merupakan istri karyawan RAPP.

Dalam pelatihan ini para peserta berhasil mengolah berbagai macam makanan, seperti stik labu, brownis labu, nastar serta kue sus nanas.(***)