MAGELANG - Kesabaran bermain Gede Sukadana dan kolega selama 90 menit di lapangan, disebut Gomes de Olivera sebagai kunci kemenangan Kalteng Putra atas PSIS dengan skor 2-1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (16/5/2019) malam WIB. Pelatih Kepala klub berjuluk Laskar Isen Mulang ini melihat skuatnya tidak terbawa emosi meskipun sempat tertinggal satu gol di pertengahan babak pertama.

Alhasil, ketenangan pemain Kalteng Putra menghasilkan dua gol pembalik keadaan hingga menit-menit akhir babak pertama. Mereka juga mampu menjaga skor pada babak kedua, saat PSIS melancarkan serangan bertubi-tubi ke gawang Kalteng Putra yang dijaga Dimas Galih.

"Sejak awal bagi kami, pertandingan pertama sangat penting. Kami sudah bicara kepada semua pemain sebelum laga untuk mati-matian tidak kalah dari PSIS yang punya tim baik," kata Gomes dalam Post Match Press Conference.

"Sangat penting kerja kita ini di laga pertama. Mereka berjuang meraih tiga poin dan saya bersyukur. Kami sabar menjaga lawan di daerah yang ditentukan dan kami meraih hasil baik," lanjut pelatih asal Brasil tersebut.

Ads
Gomes juga menyebut gol yang dicetak Yohanes Pahabol dan Rafael Bonfim terjadi secara baik. Bahkan ia memuji gol yang tercipta dari proses yang indah.

"Saat tertinggal kami tidak boleh bawa emosi. Kami tetap tenang selama 90 menit dan berusaha membalas ketertinggalan. Akhirnya kami bisa balas dan dua gol sangat istimewa," ungkap Gomes lagi.

Rasa bangga juga diungkapkan gelandang Kalteng Putra, Yoo Hyun Koo dikesempatan yang sama. Dia menyebut semua pemain bekerja keras dan bersungguh-sungguh di lapangan.

"Saya senang sekali karena semua bekerja maksimal. Setelah ini kami akan persiapkan diri lebih baik lagi di laga selanjutnya," ujarnya.

Hyun Koo juga merasa terobati dengan kemenangan Kamis malam tersebut. Sebab saat membela Sriwijaya FC musim lalu, dia menangis dalam jumpa pers saat timnya kalah 0-1 dari PSIS.

"Kemarin saat di Sriwijaya saya kecewa dan sakit hati karena kalah dari PSIS. Namun saya minta maaf kepada suporter PSIS kalau saya ada salah saat itu. Wajar bagi pemain bola, kalau kalah kecewa dan senang kalau menang," lanjut pemain asal Korea Selatan tersebut. ***