PEKANBARU, GORIAU.COM - Bentrok antara pedagang kaki lima dan Satpol PP Pekanbaru mulai reda. Namun dari bentrokan yang terjadi dalam waktu singkat, salah seorang aktifis pro pedagang terkena pentungan Satpol PP, akibatnya kepalanya bocor.

Melihat kawannya mengalami luka di kepala, aktifis pro pedagang segera memberi pertolongan, dan mengamankan korban ke tempat yang agak jauh dari lokasi bentrok.

Sementara itu, suasana malam ini masih mencekam karena baik Satpol PP maupun pedagang sama-sama menunggu dan tetap bertahan di posisi masing-masing.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrok antara pedagang dan aparat keamanan tak terelakkan pada penertiban yang dilakukan di Jalan Cut Nyak Dhien, Pekanbaru, Rabu (30/1/2013), pukul 18.30 Wib. Bentok terjadi saat puluhan anggota Satpol PP menghancurkan dagangan yang dipajang pedagang.

Pantauan lapangan sekitar pukul 18.30 dimulai penertiban. Aparat mulanya hanya melakukan pengusiran biasa, namun karena pedagang tak juga beranjak, akhirnya anggota Satpol PP menyerang dan menghancurkan salah satu gerobak sate hancur. Melihat satu gerobak hancur akhirnya aksi mereda

Namun selang satu jam kemudian kembali terjadi bentrok karena pedagang digusur. Kali ini salah satu massa yang belum ditahu namanya, mengalami luka bocor di kepala karena kena pentungan Satpol PP.

Kemudian dalam waktu bersamaan Satpol PP berpakaian provost menghancurkan barang dagangan penjual goreng pisang. Tak terima daganganya dihancurkan. Maka, wanita paruh baya itu mengejar Satpol PP itu dengan pisau dan lari terbirit-birit. Dan akhirnya wanita itu diredakan massa lain yang sehingganya demo sampai berita dibuat, suasananya semakin panas. (rdi)