
DURI - Semenjak menjadi Kapolsek Mandau, Kompol Taufiq Hidayat T selalu mengkampanyekan salam lima jari kepada masyarakat Mandau. Bukan kampanye pemilihan Presiden atau pemilihan Bupati dan Gubernur, tetapi salam lima jari Kapolsek Mandau ini memiliki makna stop kekerasan kepada anak, stop narkoba, stop balap liar dan stop kenakalan remaja.
Salam lima jari Kapolsek Mandau ini juga disampaikan kepada para atlet Inkai Ranting Koramil 04 Mandau pada kegiatan Kejuaraan antar sabuk inkai dihalaman kantor Koramil 04 Mandau, Minggu (24/4/2016) pagi.
"Saat ini narkoba sudah merambah dunia anak. Tidak sedikit kalangan pelajar dan remaja yang terlibat kasus narkoba. Sebab untuk mendapatkan barang haram ini tidaklah sulit dan harganya sangat terjangkau. Makanya kita harus stop peredaran obat yang akan merusak generasi emas Indonesia yang akan datang," kata Kompol Taufiq Hidayat seperti yang dikutip GoRiau.com, Minggu (24/4/2016).
Kepada para atlet Inkai Ranting Koramil 04 Mandau, Kompol Taufiq mengatakan masyarakat harus sadar akan bahaya dan dampak narkoba ini. Penting mengingatkan masyarakat agar tidak terjerumus dan tidak membiarkan peredaran narkoba ini ada di Kecamatan Mandau dan sekitarnya.
"Narkoba ini dapat merusak otak secara permanen sehingga narkoba jadi permasalahan kehidupan manusia. Tolong sampaikan kepada tetangga, keluarga dan masyarakat sekitar tolong sampaikan kepada pihak kepolisian jika ada peredaran narkoba diwilayahnya. Mandau harus bebas dari narkoba," imbuhnya lagi.
Selanjutnya, menindaklanjuti harapan Kordinator KONI Mandau membuat kejuaraan inkai se Sumatra ini, Polsek Mandau sangat mendukung kegiatan itu. Namun sebelum kejuaraan itu dilangsungkan, ada baiknya kepengurusan FORKI Bengkalis dijelaskan dulu kedudukan pengurus yang sebenarnya. "Salam lima jari" kata Kompol Taufiq menutup sambutannya di pembukaan kejuaraan antar sabuk Inkai Ranting Koramil 04 Mandau.***