
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Rabu (19/8/2015), akhirnya menyerahkan satu tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja hibah (Bansos) di lingkungan Kabupaten Bengkalis yakni Jamal Abdillah (JA) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), setelah pada minggu lalu, berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P-21). Dengan menggunakan baju tahanan, Jamal keluar sel tahanan Polda dengan pengawalan ketat.
Selain tersangka Jamal Abdillah, Polda Riau juga menyerahkan berkas perkara dan barang bukti terkait kasus itu. "Selain JA ada beberapa dokumen yang juga diserahkan, ada ratusan dokumen berupa pencairan dana hibah, proposal pengajuan dana hibah, daftar usulan penerima, semua dokumen kita limpahkan," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Rabu siang.
Adapun dugaan korupsi Bansos yang sumber dananya dari APBD Bengkalis 2012 tersebut, juga melibatkan lima orang lainnya termasuk Bupati Bengkalis Herliyan Saleh. "Sejauh ini ada belasan saksi diperiksa baik dari dinas, termasuk pihak lain yang mengetahui. Ada tiga saksi ahli kita hadirkan untuk dimintai keterangan, mereka dari kementrian dalam negeri, BPKP dan ahli hukum pidana," sambungnya.
"Kita masih dalami lagi, ada beberapa bukti pendukung untuk melengkapi alat bukti, selain itu kita juga memeriksa saksi tambahan, termasuk HS (Herliyan Saleh), yang sudah tahap I. Jadi Polda menunggu kejaksaan apakah lengkap atau dikembalikan sesuai petunjuk baru. Sementara lima tersangka lainnya masih pemberkasan," tegasnya
Terkait hal ini, Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Riau yang menangani kasus ini, AKBP Wahyu Kuncoro menegaskan, terhadap Jamal, pihaknya menjerat dengan Pasal 2 ayat 1 Jo pasal 3 UU no 31 th 1999 ttg pemberantasan Tindak Pidana (TP) korupsi.
"Untuk tersangka lain, belum ditahan karena sesuai KUHAP, bisa saja tidak dilakukan (penahanan) jika yang bersangkutan kooperatif, tidak berupaya melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," tandasnya.
Pantauan GoRiau.com, Jamal keluar dari sel tahanan Polda Riau pada pukul 10.30 WIB dengan dikawal ketat oleh Provost. Dia tampak mengenakan baju tahanan dan tersenyum saat awak media mengabadikan gambarnya. Bahkan Jamal juga sempat mengacungkan jempolnya, sebelum masuk ke mobil. (had)