
LANGKAT -- Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, di Langkat, Sumatera Utara, Selasa (18/1/2022) malam.
Dikutip dari Sindonews.com, usai ditangkap petugas KPK, Terbit diboyong ke Mapolres Binjai dan diamankan di ruang Kapolres Binjai, AKBP Ferio. Kemudian diperiksa di Bagian Reskrim Polres Binjai hingga Rabu sore (19/1/2022).
Sekitar pukul 15.55 WIB, Bupati Langkat akhirnya keluar dari ruang Reskrim Polres Binjai. Orang nomor satu di Kabupaten Langkat ini nampak hanya memakai kaos dan celana pendek serta sandal jepit, dikawal sejumlah petugas polisi.
Saat tiba di Mapolres Binjai, sejumlah jurnalis mencoba mewawancarai Terbit, tidak membuahkan hasil. Bupati Langkat itu hanya diam.
Kapolres Binjai AKBP Ferio menolak memberikan komentar atas proses pemeriksaan yang dijalani Bupati Langkat di Ruang Reskrim Polres Binjai. Hingga menjelang sore hari tidak ada keterangan resmi terkait pemeriksaan Bupati Langkat di Ruang Reskrim Polres Binjai.
Selain Bupati Langkat, KPK juga menangkap sejumlah pejabat Pemkab Langkat pada Selasa (18/1/2022) malam. Dari operasi senyap itu, KPK juga mengamankan sejumlah uang.
''Kami telah mengamankan beberapa pihak dan sejumlah uang sebagai bukti yang diperoleh pada saat tangkap tangan,'' ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi MPI, Rabu (19/1/2022).***