
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pengumuman hasil tes CPNS untuk tenaga honorer kategori dua (K-2) batal dilaksanakan, Rabu (5/2/2014) kemarin. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengakui masih ada beberapa hal yang masih perlu dibenahi.
Kepala Bagian Informasi Publik KemenPAN-RB, Suwardi kepada GoRiau.com, Kamis (6/2/2014) menjelaskan, masih ada beberapa hal yang belum selesai, terutama dalam rekapan data CPNS yang akan diumumkan.
"Masih ada beberapa pertimbangan yang harus dibahas, karena ini menyangkut kepentingan mereka (CPNS, red) juga. Kita hati-hati dalam mekanisme pengumuman ini," kata Wardi melalui selularnya.
Dirinya belum bisa memastikan kapan pengumuman serentak dilakukan. "Belum tahu persis kapan akan diumumkan," tukasnya.
Sementara mengenai masalah website menpan.go.id yang tidak bisa diakses, Wardi mengakui bahwa situs yang seharusnya memuat nomor peserta lolos ujian tulis beberapa bulan lalu itu disebabkan oleh banyaknya permintaan masuk yang tidak bisa ditampung oleh server sehingga terjadi time out.
"Web over kapasitas, mungkin karena banyaknya yang mengakses," jelas Wardi.
Buruknya kesiapan yang dilakukan pemerintah ini sangat disayangkan. Pasalnya pihak pemerintah mengklaim telah menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk menjaga keamanan hasil ujian ini. Namun sayangnya, hal itu tidak dilengkapi dengan antisispasi banyaknya pengunjung web yang sangat banyak.
Tak bisa diaksesnya web Kemenpan RB ini pun sukses membuat banyak tenaga honorer di daerah panik. Sebab sebelumnya, pemerintah dengan tegas mengatakan pengumuman CPNS honorer K2 ini akan dilakukan pada tanggal 5 Februari. Meski tidak serentak seluruh kementerian lembaga dan seluruh pemda di Indonesia.(***)