
PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa meletusnya Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, menyebabkan satu penerbangan maskapai Tigerair Mandala rute Pekanbaru-Yogyakarta yang mengangkut 180 penumpang pada Jumat (14/2/2014) batal terbang.
"Ini merupakan informasi yang kami terima dari pihak managemen maskapai," kata Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, Ibnu Hasan kepada pers di Pekanbaru.
Harusnya pesawat tersebut menurut Ibnu, telah berangkat sejak sekitar pukul 07.00 WIB, namun kabar mengenai meletusnya Gunung Kelud yang berjarak tidak jauh dari bandara Yogyakarta memutuskan managemen untuk membatalkannya.
"Mungkin karena abu vulkanik yang memang telah mencemari sekitar bandara," katanya.
Pihak pengelola Bandara SSK II, kata Ibnu, saat ini masih terus menenangkan para calon penumpang tujuan Yogyakarta untuk tidak panik dan mengerti dengan kondisi.
"Pihak maskapai memutuskan ini juga demi menjaga keselamatan penumpang," katanya.
Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta hari ini dikabarkan ditutup total akibat hujan abu dari letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur.
"Sejak penerbangan pertama tadi sekitar pukul 05.55 WIB, seluruh aktivitas penerbangan ditutup total," kata Humas PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Faizal Indra.
Menurut dia, alasan penutupan adalah hujan abu yang cukup tebal melanda Yogyakarta dan sekitarnya.
"Alasan lain karena jarak pandang pilot hanya 200 meter dan ini sangat berbahaya. Jarak pandang ideal seharusnya 2.000 meter," katanya. (fzr)