PEKANBARU – Kota Pekanbaru kembali diguncang kabar duka dengan terjadinya kecelakaan maut yang melibatkan pengendara dibawah pengaruh narkoba yang mengakibatkan satu keluarga tewas, Rabu (1/1/2025). Kejadian ini menyusul insiden serupa yang sebelumnya melibatkan Marisa, seorang gadis yang menabrak seorang ibu hingga meninggal dunia.

Pengamat sosial dan politik, Intsiawati Ayus, yang juga mantan anggota DPD RI selama empat periode, mengkritik kurangnya perhatian dari pemerintah daerah dan aparat kepolisian terhadap pengelolaan serta pengawasan tempat hiburan malam.

"Pemerintah daerah dan aparat harus lebih serius dalam mengatur serta mengawasi operasional tempat hiburan malam," ujar Intsiawati kepada GoRiau.com, Kamis (2/1/2025).

Menurut Intsiawati, pengelolaan tempat hiburan malam harus disertai dengan regulasi yang jelas dan tegas. Ia menyampaikan sejumlah langkah yang perlu diterapkan:

  1. Penetapan aturan usia pengunjung, jenis konsumsi yang diperbolehkan, serta batasan jam operasional.
  2. Antisipasi terhadap pengunjung mabuk atau membuat keributan, termasuk pembatasan konsumsi minuman beralkohol.
  3. Tes kondisi pengunjung sebelum keluar, terutama bagi mereka yang membawa kendaraan, untuk memastikan keselamatan di jalan.
  4. Kerja sama antara pemerintah daerah, pengelola hiburan malam, dan aparat kepolisian dalam menegakkan regulasi.

Intsiawati juga menyoroti berkurangnya patroli polisi lalu lintas di malam hari. "Dulu, kita sering melihat patroli dan razia lalu lintas pada malam hari. Namun sekarang, hal itu jarang sekali dilakukan," katanya.

Ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan hiburan malam di Pekanbaru. Menurutnya, regulasi ketat harus diterapkan dan ditaati oleh semua pihak, mulai dari pemerintah daerah sebagai pemberi izin, pengelola hiburan malam, hingga pengunjung.

"Jika regulasi ini diterapkan secara tegas, kecelakaan fatal seperti yang terjadi belakangan ini dapat dicegah," tegasnya.

Intsiawati berharap kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap keselamatan publik.

"Kita semua harus bekerja sama untuk mencegah insiden serupa di masa depan demi keselamatan masyarakat," pungkasnya. ***