
PEKANBARU - Anggota Komisi V DPRD Riau, Marwan Yohanis, meminta pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dimana yang paling disorot adalah sektor ekonomi.
Kebijakan PPKM, jelas Politisi Gerindra ini, diharapkan bisa menekan angka penyebaran covid-19, dan semestinya evaluasi harus benar-benar dilakukan, baik semasa kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maupun PPKM sekarang.
"Kalau sudah dievaluasi, apa lagi caranya? Kalau yang direncanakan atau dilaksanakan belum berhasil, buat rencana baru dengan mempertimbangkan evaluasi kebijakan sebelumnya," ujar Marwan, Kamis (29/7/2021).
Diakui Marwan, pandemi Covid-19 memang membuat angka kemiskinan dan pengangguran meningkat, pencegahan masif seperti kebijakan PPKM tak dipungkiri memberi dampak terhadap penurunan ekonomi.
"Konsekuensi itu tak terhindari. Pemerintah harus baca data itu. Tenaga dan biaya yang digelontorkan sudah cukup banyak, kita harap ini dibarengi dengan perencanaan matang," tuturnya.
Marwan mengharapkan, pemerintah bisa memberi subsidi kepada masyarakat yang kerjanya harian, karena dengan kebijakan PPKM mereka tidak mampu bekerja maksimal seperti biasanya.
"Kalau hanya bantuan makanan, itu tidak akan cukup. Harus ada subsidi, misalnya yang biasanya bekerja 10 jam bisa dapat 100 ribu perhari, dengan kebijakan PPKM ini ternyata hanya bisa bekerja 7 jam, 3 jam ini harus disubsidi pemerintah," tutupnya. ***