SELATPANJANG, GORIAU.COM - Tahun ini, sebanyak 4 dari 75 orang kuota Jamaah Calon Haji Kabupaten Kepulauan Meranti gagal berangkat ke tanah suci Mekah. Gagalnya empat orang itu diakibatkan sejumlah faktor, salah satunya tidak mampu melunasi sisa angsuran dan lainnya sebagainya.


Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Pelaksanaan manasik haji, Jasmail, saat pembukaan pelaksanaan manasik haji, Rabu (4/6/2014) di Aula Afifa lantai 2 jalan Banglas Selatpanjang.
"Memang kuota kita awalnya 75 orang. Namun 4 orang tidak bisa berangkat. Makanya menjadi 71 orang," kata Jasmail.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Miskam Selamat mengharapkan seluruh JCH dapat mengikuti dan melaksanakan manasik haji dengan baik dan lancar. Sehingga dapat menjadi bekal dalam menjalankan ibadah Haji nantinya di tanah suci.
"Kami berharap seluruh JCH nantinya bisa selamat berangkat dan selamat kembali ke tanah air. Karena rintangan di Tanah suci nantinya cukup tinggi. Awalnya jumlah yang berangkat 75 orang, namun karena belum terpanggil, maka menjadi 71 orang," terangnya.
Keberangkatan JCH Meranti sendiri diperkirakan pada pekan pertama dalam bulan september.
"Namun untuk kloternya kita belum pasti," tambah Kasi Haji Kemenag Sulman.
Dapat disampaikan pula, dalam keberangkatan JCH asal Meranti tahun ini, yang termuda untuk laki-laki yaitu Aminullah SAg SH asal Rangsang Barat yang berumur 41 tahun. Sementara JCH laki-laki tertua yakni Udin Djalel asal Kecamatan tebing Tinggi yang sudah berumur 79 tahun.
Kalau untuk wanita yang termuda adalah Anita asal Kecamatan Tebing Tinggi yang baru berumur 34 tahun dan wanita tertua yang akan berangkat adalah Mariah dengan umur sudah menjadi 79 berasal Kecamatan Rangsang.(zal)