BENGKALIS - Kebakaran lahan dan hutan di Bengkalis terus meluas. Di saat petugas pemadam berjibaku memdamkan kebakaran yang melanda lahan di Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, kebarakan hebat melanda kebun kelapa milik warga Muntai. Kebakaran yang terjadi sejak Kamis lalu itu sampai saat ini belum berhasil dipadamkan.
Informasi dari Kepala BPBD-Damkar melalui Kabid Damkar Suiswantoro Minggu (13/3/2016) mengatakan, kebakaran yang terjadi di desa Muntai tersebut setidaknya sudah menghanguskan lima hektar perkebunan kelapa milik masyarakat.
''Kebakaran sudah terjadi sejak Kamis (9/3/2016), Regdam Kecamatan Bantan dibantu personil Polsek Bantan dan masyarakat berjibaku memadamkan api. Namun dikarenakan cuaca cukup panas ditambah hembusan angin cukup kencang kebakaran sulit dipadamkan. Sampai hari ini, kawan-kawan di Bantan masih berusaha memadamkan api,” ujar Suis.
Api diperkirakan berasal dari arah laut (bibir pantai) lalu merambat ke serata tempat melalap perkebunan kelapa milik warga. Selain hembusan angin dan cuaca terik, petugas pemadam juga kesulitan mendapatkan sumber air untuk melakukan pemadaman. “Kawan-kawan memanafaatkan air laut saat pasang, juga dari air parit yang tidak seberapa,'' sebutnya.
Sementara itu kebakaran yang terjadi di desa Teluk Lancar sejak beberapa waktu lalu juga berhasil dipadamkan 100 persen. sama kasus di beberapa lokasi kebakaran, petugas juga kesulitan menemukan air baku untuk melakukan pemadaman. “Upaya yang dilakukam kawan-kawan di lapangan untuk menghambat lajunya rambatan api, dengan membuat sekatan di beberapa titik,'' terang Suis.
Pun begitu untuk kebakaran di dusun Parit Lapis Kembung Luar. Kendati sudah berhasil dipadamkan sejak beberapa hari lalu, disebabkan hembusan angin kencang dan cuaca panas, api kembali menyala dan mulai mengarah ke dusun Buyung. ''Saya dapat informasi kawan-kawan di Kembung Luar juga berjibaku melakukan pemadaman,'' ujar Suis.
Kebakaran yang terjadi di lahan gambut memang sulit dipadamkan, apalagi kalau api sudah membakar ke dalam tanah.''Kalau tidak digali atau disiram hujan deras, biasanya api akan kembali menyala walau sebelumnya terlihat sudah berhasil kita padamkan,'' papar Suis.
Sementara itu kebakaran juga terjadi di Desa Bantan Air, setidaknya dua hektar kebun sawit warga yang berhampiran dengan kantor desa ludes terbakar. Namun api sudah berhasil dijinakkan. ''Kebakaran hampir melahap kantor desa,'' sebutnya. (ail)