PANGKALAN KERINCI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan menyebutkan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi sejak Januari hingga Maret, setidaknya sudah dua perusahaan lahannya terbakar.

"Terhitung sejak awal Januari hingga bulan Maret kemarin data sementara yang kita peroleh ada dua perusahaan yang lahannya terbakar," sebut Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, Senin (8/4/2019).

Lahan yang terbakar tersebut, yakni lahan PT Trisetia Usaha Mandiri (TUM) di Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar. Lahan kosong perusahaan ini terbakar pada 14 Februari lalu.

"Hasil ploting kebakaran berada di lahan PT TUM dan masyarakat dan kami BPBD belum dapat penjelasan terkait status lahannya seprti apa," jelas Hadi Penandio.

Sambung dia, lahan PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) di Kecamatan Teluk Meranti juga terbakar beberapa waktu lalu. Proses pemadaman di areal lahan perusahaan ini berlangsung cukup lama.

"Data sementara kita, lahan dua perusahaan ini yang mengalami kebakaran. Sementara kalau di Merawang kebakaran lahan belum sempat masuk ke areal lahan PT Arara Abadi," papar Hadi Penandio, kepada GoRiau.*