
PEKANBARU - Pertarungan menuju Ketua KONI Kota Pekanbaru, tinggal menunggu hari. Agendanya Musyawarah Olahraga Luar Biasa (Musorlub) KONI Kota akan dilaksanakan di Hotel Grand Tjokro, Sabtu (09/01/2016) mendatang.
Adapun syarat utama bagi kandidat yang akan maju menjadi calon Ketua KONI Pekanbaru, wajib mengantongi surat dukungan secara tertulis minimal 7 cabang olahraga dari 28 cabor yang memiliki hak suara.
Hal tersebut diungkapkan Ketua SC Musorlub KONI Pekanbaru, Selasa (05/01/2015). "Surat pernyataan dukungan harus memakai kop surat dan ditandangani oleh Ketua Umum serta Sekretaris umum. Kemudian satu cabor hanya diperbolehkan memberikan surat dukungan kepada 1 calon, tidak boleh lebih," ujar Martius Busti.
Persyaratan lainya bagi para kandidat menurutnya, calon Ketua harus berdomisili dan memiliki KTP atau Kartu Keluarga Pekanbaru. Jika terdapat kandidat yang ternyata bukan berasal dari Pekanbaru, maka pihak panitia pemilihan akan mencoret nama kandidat tersebut. "Namanya saja pemilihan Ketua KONI Pekanbaru, tentunya wajib bagi kandidat, untuk membuktikan bahwa dirinya berdomisili di Kota Pekanbaru" tukasnya.
Adapun syarat tertulis, kandidat wajib mendaftarkan diri dan harus mengisi formulir yang sudah disiapkan diantaranya fomulir kesedian calon, formulir pernyataan mengundurkan diri dari jabatan struktural dan jabatan publik.
Adapun batas pendaftaran menurut Martius, pihaknya sampai sekarang masih membuka pendaftaran dan akan berakhir pada hari Kamis (07/01/2015) pukul 16.00 WIB.
"Setelah pendaftaran ditutup, kita langsung lakukan verifikasi sampai hari Jumat (08/01/2016) dan desoknya, Sabtu (9/12016) kita akan selenggarakan Musyawarah Olahraga Luar Biasa (Musorlub) KONI Pekanbaru," jelasnya.
Sementara itu pihaknya juga mengatakan, bahwa sampai hari ini, pukul 09.00 WIB belum satupun kandidat yang secara resmi mendaftarkan diri ke pihak panitia pemilihan. Padahal sempat beredar bahwa ada dua kandidat yang siap bersaing menjadi Ketua KONI Pekanbaru. ***